Informasi Peraliahan Pelayanan KAI Bandara ke Commuter Line
- 21 Sep 2026 21:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Seiring dengan adanya pengalihan pengelolaan layanan, mulai 17 September 2026 layanan kereta bandara di Yogyakarta dikelola oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter). Peralihan pengelolaan ini menandai berlanjutnya perjalanan layanan KA Bandara YIA dalam mendukung konektivitas masyarakat menuju dan dari Yogyakarta International Airport.
Dalam masa transisi tersebut, layanan kereta bandara tetap hadir dengan tarif, jadwal, rute, serta sarana kereta yang sama, sehingga pelanggan tetap dapat menggunakan layanan sebagaimana sebelumnya. Layanan tetap menghubungkan Stasiun Yogyakarta, Stasiun Wates, dan Stasiun Yogyakarta International Airport, dengan pilihan layanan reguler dan ekspres.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho mengatakan, PT Railink menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan KA Bandara YIA. Itu selama berada dalam pengelolaan KAI Bandara, mulai dari pelanggan, pemerintah, regulator, pengelola bandara, mitra kerja, komunitas, media, hingga seluruh insan KAI Group.
“Dengan beralihnya pengelolaan kepada KAI Commuter, kami berharap layanan kereta bandara di Yogyakarta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung konektivitas menuju Yogyakarta International Airport. Kami percaya semangat pelayanan dan komitmen untuk menghadirkan transportasi publik yang berkualitas akan terus berlanjut,” tutup Porwanto, Senin 21 September 2026.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id. Atau bisa melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id.
Ayep Hanapi selaku Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink menambahkan agar Penumpang tertib dalam bepergian Menggunakan jasa KAI. Itu guna Kenyamanan Bersama.
Selain itu, semoga masyarakat bisa memilih informasi actual. Bukan malah menerima info hoax juga menyebarkannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....