Lion Parcel Luncurkan MINIPACK,Solusi Ongkir Murah untuk UMKM

  • 25 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Lion Parcel resmi meluncurkan layanan terbaru bernama MINIPACK, sebuah solusi pengiriman khusus untuk paket ringan di bawah 300 gram dengan tarif yang lebih terjangkau. Layanan ini diharapkan dapat membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penjual online menghadapi meningkatnya biaya operasional dan logistik.

‎Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan bahwa UMKM merupakan sektor yang paling sensitif terhadap kenaikan biaya, baik biaya logistik maupun bahan baku.

‎“UMKM adalah sektor yang paling terdampak ketika terjadi kenaikan biaya. Saat ini banyak harga yang meningkat akibat berbagai faktor global, termasuk kondisi geopolitik dan perang yang berdampak pada rantai pasok. MINIPACK hadir sebagai solusi agar bisnis online tetap dapat berjalan dan berkembang di tengah peningkatan biaya tersebut,” ujar Kenny usai Peluncuran MINIPACK dilakukan di Hutanika kota Bandung, Kamis 25 Juni 2026.


‎‎Menurutnya, layanan ini memungkinkan pelanggan mengirim barang dengan berat di bawah 300 gram tanpa harus dikenakan tarif pembulatan hingga satu kilogram seperti yang umum terjadi pada layanan pengiriman lainnya. Dengan demikian, biaya kirim menjadi jauh lebih murah dan efisien.

‎‎Kenny menjelaskan, ide menghadirkan MINIPACK muncul setelah Lion Parcel melakukan riset dan menemukan banyak produk yang beratnya tidak mencapai 300 gram, seperti mukena, aksesori fesyen, kosmetik, hingga berbagai produk UMKM lainnya.

‎‎“Banyak produk yang sebenarnya ringan, tetapi tetap dikenakan tarif berdasarkan berat satu kilogram. Dengan MINIPACK, pelanggan cukup membayar sesuai kategori paket ringan sehingga ongkos kirim bisa ditekan secara signifikan,” katanya.

‎‎Ia mencontohkan pengiriman dari Pulau Jawa ke Makassar yang sebelumnya bisa mencapai Rp42 ribu, kini dapat turun menjadi sekitar Rp24 ribu melalui layanan MINIPACK. Penurunan biaya tersebut mencapai hampir 50 persen dan diharapkan mampu mendorong transaksi perdagangan antardaerah.

‎“Dengan biaya yang lebih terjangkau, masyarakat tidak perlu menunggu barang terkumpul hingga satu kilogram untuk dikirim. Produk ringan di bawah 300 gram sudah bisa langsung dikirim ke berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya.

‎‎Kenny menambahkan, Lion Parcel optimistis layanan ini akan diterima pasar karena didukung jaringan transportasi Lion Group yang luas. Saat ini Lion Parcel telah menjangkau sekitar 99 persen wilayah Indonesia.

‎‎“Dukungan konektivitas dari Lion Group membuat kami yakin dapat terus membantu masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah. Pengiriman barang dan aktivitas bisnis tetap bisa berjalan dengan baik hingga ke pelosok Indonesia,” katanya.

‎Sementara itu, Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, menuturkan bahwa tingginya ongkos kirim selama ini menjadi salah satu kendala bagi pelaku usaha, khususnya pengrajin dan pedagang tekstil di Bandung yang ingin menjangkau pasar luar Jawa.

‎“Ketika konsumen dari Papua atau Makassar ingin membeli produk rajutan atau tekstil dari Bandung, biaya pengiriman sering kali menjadi mahal karena perhitungan berat minimum. Kondisi ini membuat produk kurang kompetitif. Karena itu kami menghadirkan solusi agar para pelaku usaha dapat menjual lebih banyak produk ke pasar yang lebih luas,” ucapnya.


‎Selain menawarkan tarif yang lebih hemat, Lion Parcel juga telah mengembangkan sistem pendukung transaksi, termasuk layanan Cash on Delivery (COD), sehingga pembeli dapat membayar barang setelah diterima.

‎‎Febri menegaskan bahwa meskipun menawarkan tarif lebih murah, MINIPACK tetap menggunakan standar layanan pengiriman yang sama dengan produk reguler Lion Parcel.

‎“Kami memiliki sekitar 7.000 agen di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 300 agen di Kota Bandung dan sekitarnya. Selain itu, jaringan kami didukung 350 pesawat, 15.000 kurir pengantar, serta 3.000 armada transportasi darat yang membantu proses distribusi ke berbagai wilayah,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....