PT.KAI Bandung: Kereta Ekonomi Kerakyatan Cetak Tren Positif
- 18 Jun 2026 22:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Menurut catatan Kereta Api Indonesia Bandung, pada periode 11–17 Juni 2026, layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang di KA Cikuray mencatat 10.448 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri atas 10.426 pelanggan Kereta Ekonomi Kerakyatan dan 22 pelanggan Kereta Petani-Pedagang.
“Angka ini menunjukkan masyarakat merespons positif Kereta Ekonomi Kerakyatan sejak awal diperkenalkan. Polanya memperlihatkan bahwa layanan dengan kapasitas tempat duduk lebih besar dan tarif terjangkau dibutuhkan pelanggan pada masa puncak perjalanan maupun lintas harian produktif,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication, Kamis 18 Juni 2026.
Kinerja KA Cikuray terus tumbuh sejak mulai beroperasi. Pada 2022, KA Cikuray melayani 293.265 pelanggan. Jumlah tersebut menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, kemudian 591.089 pelanggan pada 2024, dan mencapai 615.723 pelanggan pada 2025. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Cikuray telah melayani 266.993 pelanggan. Secara kumulatif, KA Cikuray telah melayani 2.281.837 pelanggan sejak pertama beroperasi.
KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian, yaitu Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen. Lintas ini menghubungkan sentra pertanian dan hortikultura di Garut, pusat pendidikan serta perdagangan di Bandung Raya, kawasan industri di Purwakarta, Karawang, dan Cikarang, hingga pusat aktivitas ekonomi nasional di Jakarta.
Sementara itu, layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen pulang pergi menghubungkan Yogyakarta, kawasan Jawa Tengah, Cirebon, hingga Jakarta. Lintas tersebut memiliki bangkitan pelanggan dari sektor pendidikan, pariwisata, perdagangan, pekerja, keluarga, serta perjalanan masyarakat pada masa libur Lebaran.
Profil wilayah tersebut menunjukkan bahwa Kereta Ekonomi Kerakyatan memiliki relevansi kuat pada lintas dengan permintaan perjalanan tinggi. Garut memiliki potensi pertanian, hortikultura, UMKM, dan pariwisata. Bandung Raya menjadi pusat pendidikan, jasa, perdagangan, dan ekonomi kreatif. Purwakarta, Karawang, serta Cikarang memiliki basis industri dan pekerja yang besar, sedangkan Bekasi dan Jakarta menjadi tujuan utama perjalanan kerja, pendidikan, perdagangan, dan layanan publik. Pada lintas Lempuyangan–Pasar Senen, potensi pelanggan berasal dari mobilitas keluarga, pelajar, pekerja, wisatawan, dan pelaku usaha kecil.
Melalui formasi baru, KA Cikuray menggunakan enam Kereta Ekonomi Kerakyatan dan satu Kereta Petani-Pedagang. Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil inovasi pengaturan tempat duduk oleh Balai Yasa Manggarai, dengan kapasitas menjadi 93 tempat duduk per kereta. Dalam satu rangkaian, kapasitas Kereta Ekonomi Kerakyatan mencapai 558 tempat duduk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....