Pemkot Siapkan Agenda Jaga Kemakmuran Masjid Raya Bandung
- 09 Feb 2026 13:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk memastikan Masjid Raya Bandung tetap hidup, makmur, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Langkah ini diambil menyusul dihentikannya dukungan operasional dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap masjid yang berada di kawasan Alun-alun Kota Bandung tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, penghentian dukungan dilakukan karena Masjid Raya Bandung tidak tercatat sebagai aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Konsekuensinya, seluruh bantuan pembiayaan operasional, termasuk puluhan tenaga kerja alih daya yang sebelumnya bertugas di lingkungan masjid, ikut ditarik.
“Setelah kami telusuri secara administrasi, masjid beserta lahannya berstatus wakaf dan sudah memiliki nazhir atau pengelola resmi. Artinya, pengelolaan masjid memang menjadi tanggung jawab nazhir dengan kewajiban moral dan syar’i untuk memastikan masjid ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ujar Farhan, Senin 9 Februari 2026.
Baca Juga: Farhan, Soroti Tantangan Jurnalisme Cepat, Era Citizen Journalism
Meski demikian, Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung tidak akan tinggal diam. Menurutnya, Masjid Raya Bandung memiliki nilai strategis karena berada di jantung kota dan menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat.
“Ini masjid di pusat kota, bahkan tepat di depan rumah wali kota. Masa dibiarkan, Tentu saya harus turun tangan agar masjid ini tetap makmur, terawat, dan masyarakat tetap terlayani,” tegasnya.
Terkait pengelolaan lahan parkir Masjid Raya Bandung yang berpotensi dikelola oleh nazhir, Farhan menyampaikan hal tersebut masih akan dibahas secara bersama-sama. Ia menekankan bahwa pengelolaan parkir pada prinsipnya merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan.
“Soal parkir nanti kita dudukkan bersama. Prinsipnya, parkir harus dikelola oleh Dishub agar tertib dan sesuai aturan,” katanya.
Baca Juga: Pasca Darurat Bencana, KBB Mulai Normalisasi Fasilitas Sekolah
Dalam waktu dekat, khususnya selama bulan suci Ramadhan, Pemkot Bandung juga berencana menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat setiap hari di kawasan Masjid Raya Bandung. Program ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian pelaku UMKM di sekitar Alun-alun Bandung.
“Yang penting masyarakat bisa berkumpul, beribadah, dan merasakan suasana Ramadhan. Di sana juga banyak jajanan rakyat dengan harga terjangkau, jadi ibadah jalan, UMKM pun ikut hidup,” ucapnya.
Farhan menambahkan, kegiatan buka puasa bersama tersebut akan difasilitasi untuk sekitar 100 orang setiap hari dengan dukungan anggaran dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Bandung. Selain itu, Pemkot juga membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi para donatur.
“Kami sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin berbagi berkah di bulan Ramadhan. Kalau donaturnya bertambah, tentu jumlah warga yang bisa ikut berbuka puasa bersama juga akan semakin banyak,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....