Pencarian Korban Longsor Pasirlangu Dilanjutkan

  • 02 Feb 2026 11:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pencarian korban longsor di Kampung Pasirkuning Desa Pasirlangu Cisarua Kabupaten Bandung Barat kembali dilanjutkan, Senin 2 Februari 2026. Memasuki hari kesepuluh tim SAR Gabungan masih mencari enam korban.

Data dari posko Basarnas di Desa Pasirlangu Cisarua menyebutkan, hingga hari kesembilan pencarian tim SAR berhasil mengevakuasi total 74 kantong jenazah. Pada hari kesembilan, tim SAR Gabungan mengevakuasi empat jenazah.

Moch Adip, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung mengatakan empat kantong jenazah ditemukan di worksite A2 dan A3. Penemuan ini menunjukkan bahwa perluasan worksite yang dilakukan memberikan hasil positif dalam proses pencarian.

"Secara keseluruhan, hingga sore hari Minggu 1 Februari 2026, total bodypack yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 74 pack, dengan perkiraan korban yang masih dalam pencarian sekitar 6 jiwa. Untuk proses identifikasi, hingga pukul 16.13 WIB, DVI telah berhasil mengidentifikasi 57 jiwa dari 58 bodypack, sementara 16 bodypack lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut,"jelas Moch Adib dalam keterangannya yang diterima RRI Senin 2 Februari 2026.

Baca Juga: BPBD kota, Penghijauan Retrofitting Fokus Mitigasi Pada 2026

Ia juga menambahkan, pada proses pencarian meski terkendala kondisi cuaca, namun tim SAR Gabungan terus berupaya mencari korban. Kondisi tersebut tidak secara signifikan menghambat jalannya operasi dan tetap dapat dikendalikan melalui pengaturan ritme kerja serta manajemen keselamatan di setiap worksite.

"Kami juga ingin menyampaikan bahwa semangat dan soliditas tim SAR gabungan tetap terjaga dengan sangat baik. Seluruh unsur yang terlibat, baik dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, relawan, maupun unsur pendukung lainnya, terus bekerja secara sinergis, profesional, dan penuh dedikasi dalam misi kemanusiaan ini,"ucap dia.

Ia juga menambahkan operasi akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian, penyesuaian rencana operasi, serta tetap mengedepankan keselamatan personel sebagai prioritas utama. "Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan,"ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....