Operasi Pencarian Korban Longsor Pasirlangu Memasuki Hari Ketujuh
- 30 Jan 2026 19:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat – Cuaca menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang telah memasuki hari ketujuh pada Jumat 30 Januari 2026.
Direktur Operasi BASARNAS, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N., mengatakan bahwa kondisi cuaca pada hari sebelumnya sempat menghambat kinerja tim di lapangan. Hujan dan medan yang labil menyebabkan proses pencarian tidak dapat dilakukan secara optimal di sejumlah titik rawan.
“Hambatan cuaca kemarin cukup berpengaruh. Kami berharap hari ini cuaca lebih bersahabat agar upaya pencarian bisa dimaksimalkan,” ujar Bramantyo saat ditemui di lokasi operasi.
Baca Juga: Kantor Imigrasi Hadir di Garut Imigran Ilegal Diperketat
Sebagai langkah antisipasi, seluruh personel SAR Gabungan telah dikonsolidasikan sejak pagi hari untuk memastikan kesiapan teknis dan keselamatan selama operasi berlangsung. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna menyesuaikan strategi pencarian dengan kondisi lapangan yang dinamis.
Basarnas juga menambah dukungan peralatan dengan mengerahkan dua unit excavator PC 200. Alat berat tersebut difokuskan untuk menangani material longsoran di titik-titik strategis, terutama di wilayah perbatasan sektor A2 dan A3 yang dinilai memiliki potensi korban tertimbun.
Meski demikian, pembagian sektor dan jumlah personel tetap dipertahankan seperti hari-hari sebelumnya. Skema tersebut dinilai masih efektif untuk menjaga ritme kerja tim sekaligus meminimalkan risiko bagi petugas di area rawan longsor.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan dan evaluasi kondisi cuaca secara berkala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....