Masyarakat Subang Diminta Waspadai Cuaca Buruk Saat Ini

  • 23 Jan 2026 19:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang : Terkait peringatan cuaca ekstrim, yang dikeluarkan BMKG dan BNPB, Tagana Dinsos Kabupaten Subang imbau masyarakat, untuk meningkatkan kewasapdaan dan kehati-hatian, serta kesiapsiagaan. Cuaca seperti ini berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam, yang bisa mengancam kapan saja dan dimana saja.

Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaemin menyebut, intensitas curah hujan yang cukup tingga, atau cuaca ekstrim tersebut, terjadi sejak 22 kemarin, dan diprediksi berakhir pada 26 Januari 2026 mendatang.

"Sesuai peringatan dari BMKG dan BNPB, cuaca ekstrim tersebut berlangsung dari tanggal 22 sampai dengan 26 Januari 2026 yang akan datang," ungkap Jajang Abdul Muhaimin kepada RRI di Subang, Jumat 23 Januari 2026.

Akibat cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan bencana alam lanjut dia, diantaranya, longsor, banjir, dan angin puting beliung, di tambah cuaca angin barat di perairan Pantura Subang saat ini. Maka dari itu, masyarakat diminta jangan keluar rumah jika tidak perlu, kecuali bekerja.

"Selama cuaca ekstrim ini, masyarakat disarankan jangan keluar rumah, apabila tidak ada yang urgent, kecuali untuk bekerja," tegasnya.

Baca juga : Pangdam III/Siliwangi Buka Rakerda Pemuda Panca Marga Jabar

Himbauan serupa disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda. Selama lima hari kedepan, diperkirakan akan terjadi bencana hidro meteorologi.

"Selama itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, karena akan terjadi bencana hidro meteorologi," ungkap Enda.

Beragam potensi bencana yang mengancam Subang, lanjut dia, yakni longsor di wilayah selatan, banjir di wilayah tengah dan pantura. Sedangkan angin puting beliung, berpotemsi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Subang.

"Tak hanya longsor, banjir dan angin outing beliung, bencana alam seperti ROB di Pantura juga bisa terjadi, termasuk bencana pohon tumbang dan rumah roboh pun berpotensi terjadi akibat cuaca ekstrim saat ini," jelasnya.

Dia juga berharap, masyarakat tetap tenang, meski dalam kondisi cuaca ekstrim. Perbanyak berdoa kepada Alloh SWT, agar tetap diberikan perlindungan dan keselamatan.

"Tetap lah tenang, dan lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT, agar kita semua diberikan perlindungan dan keselamatan, serta di jauhkan dari berbagai bencana alam," pungkas Enda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....