Pedagang Bendera di Subang, Keluhkan Sepi Pembeli, Penjualan Turun 50 Persen
- 12 Agt 2026 13:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – H-7 peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, para pedagang bendera dan umbul-umbul di Subang mengeluh, dagangannya masih sepi. Padahal biasanya di waktu yang sama, pembeli sudah mulai ramai.
"Sudah tiga minggu di Subang, baru beberapa biji yang laku. Jauh beda sama tahun kemarin," ujar Ramlan, pedagang bendera asal Garut kepada RRI, Rabu 12 Agustus 2026.
Ramlan mengaku penjualan tahun ini turun hampir 50 persen, dibanding Agustus 2025. Menurutnya, sepinya pembeli mulai terasa sejak maraknya penjualan bendera secara online.
"Dulu kantor-kantor pemerintahan sering beli langsung ke lapak. Sekarang hampir nggak ada. Mungkin mereka pesannya online," katanya.
Padahal harga yang ia tawarkan cukup terjangkau. Bendera ukuran kecil dijual Rp 20 ribu, ukuran besar Rp 50 ribu, dan masih bisa ditawar.
"Harga segitu sudah murah. Tapi pembeli tetap sepi," keluhnya.
Meski begitu, Ramlan masih berharap, dalam beberapa hari ke depan menjelang 17 Agustus dagangannya laku. Ia bersama pedagang lain, tetap bertahan di lapak pinggir jalan, dengan harapan ada lonjakan pembeli di detik-detik terakhir.
"Mudah-mudahan H-3 sampai H-1 nanti rame. Biar modal balik dan ada untung sedikit," harap Ramlan.
Sepinya pembeli bendera fisik ini, menjadi gambaran perubahan pola belanja masyarakat. Tradisi beli langsung di lapak mulai tergeser ke toko online, yang dianggap lebih praktis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....