Taman Pacantells, Cara Dishub Kabupaten Bandung Edukasi Lalulintas
- 23 Jan 2026 12:15 WIB
- Bandung
RRI. CO.ID., Bandung - Catatan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, laka lantas yang melibatkan wanita di daerah Jawa Barat angkanya cukup tinggi. Merespon data tersebut, Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Bandung menghadirkan Taman Pacantells sebagai taman edukasi lalu lintas untuk masyarakat, terutama bagi wanita dan anak-anak.
Taman Pacantells merupakan singkatan dari ‘Pangulinan Cacah Menak – Taman Edukasi Lalu Lintas Sabilulungan’. Kata itu mengadopsi campuran Bahasa Sunda-Indonesia, yang berarti taman bermain untuk semua kalangan dan dikelola bahu-membahu.
"Kami membuat Taman Edukasi Pacantells ini karena adanya kecelakaan yang tidak teredukasi. Dengan data menyebutkan korbannya mayoritas ibu dan anak," ujar Wisnu Haribowo, ST., MT. sebagai Kepala Seksi Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Kabupaten Bandung kepada RRI, Jumat 23 Januari 2026.
Baca juga : Dishub Bandung Kembali Gelar Mudik Gratis, Catat Caranya
Inisiasi terbentuknya inovasi Pendayagunaan Taman Pacantells ditujukan untuk menurunkan jumlah dan fatalitas laka lantas. Hal itu melalui konsep pembinaan keselamatan bagi ibu-anak dengan memanfaatkan kekuatan hubungan ibu-anak.
"Dan ini juga merupakan kapitalisasi golden-age balita sebagai media pembentukan budaya bangsa yang selamat berlalu-lintas. Terbukti, setelah adanya inovasi ini, jumlah laka-lantas di Kabupaten Bandung sempat alami penurunan," ungkapnya.
Tidak heran jika beberapa daerah lain seperti Kabupaten Sleman, Kabupaten Pasuruan, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat berkunjung ke Taman Pacantells untuk melakukan benchmarking pelayanan taman edukasi lalu lintas sebelumnya. Taman edukasi ini menjadi inspirasi pemerintah daerah lainnya.
Inovasi dengan perspektif gender ini didasari pada peran wanita sebagai ibu rumah tangga yang tak terlepas dari kegiatan mengantarkan anak ke sekolah. Kemampuan mengendarai kendaraan bermotor yang tidak diiringi dengan pengetahuan berlalu lintas, menyebabkan ibu rumah tangga menjadi kategori masyarakat yang berpotensi terlibat laka lantas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....