Kota Bandung Lakukan Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Ratusan Pohon

  • 22 Jan 2026 15:34 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui penanaman ratusan pohon di wilayah rawan bencana. Kali ini, BPBD menanam pohon jenis gadog di dua lokasi yang saling berdekatan, yakni kawasan Pasirwangi dan Ujungberung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengatakan bahwa penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari langkah jangka panjang untuk mengurangi potensi bencana, khususnya banjir dan sedimentasi sungai.

“Penanaman sudah dilakukan di dua tempat yang lokasinya berdekatan, yaitu di Pasirwangi dan Ujungberung. Di tahap pertama kami menanam sebanyak 259 pohon, kemudian tahap kedua sebanyak 140 pohon,” ujar Didi, Kamis 22 Januari 2026).

Menurut Didi, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk mitigasi bencana yang dilakukan sebelum dampak bahaya benar-benar terlihat secara langsung. Ia menjelaskan, mitigasi bertujuan untuk mengurangi risiko dari potensi bahaya yang sudah ada, seperti banjir dan sedimentasi yang masuk ke aliran sungai.

“Kalau namanya mitigasi, itu dilakukan saat potensi bahayanya ada, tetapi dampaknya belum terlihat. Di Bandung ini potensi banjir ada, sedimentasi ke sungai juga ada. Maka dilakukan mitigasi supaya dampaknya bisa berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanaman pohon menjadi salah satu cara alami untuk menekan laju sedimentasi dan meningkatkan daya serap air tanah. Namun demikian, proses ini membutuhkan waktu karena pohon harus tumbuh hingga dewasa agar manfaatnya benar-benar terasa.

Baca juga:Bundaran Cihanjuang Cimahi Dihiasi Rudal Rapier

“Proses natural seperti ini tentu butuh waktu. Kita menunggu pohonnya tumbuh besar dan dewasa. Nantinya daya serap air akan meningkat dan sedimen yang terbawa ke hilir bisa berkurang,” ungkapnya.

Selain mitigasi jangka panjang, Didi juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang sudah berada di depan mata, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.

“Kalau potensi bahayanya sudah nyata, seperti kemarin saat cuaca ekstrem, maka harus disiapkan langkah kesiapsiagaan, misalnya dengan pompa air dan peralatan lainnya,” katanya.

Melalui program penanaman pohon ini, BPBD Kota Bandung berharap ke depan Kota Bandung menjadi lebih hijau, memiliki daya resap air yang lebih baik, serta mampu menekan risiko banjir dan kerusakan lingkungan akibat sedimentasi.

“Ini bagian dari upaya kami agar ke depannya Bandung lebih hijau, air resapannya makin banyak, dan sedimen yang turun ke sungai bisa semakin berkurang,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....