"One Kelurahan One Hafidz" Kota Tasikmalaya Masih Terkendala

  • 15 Jan 2026 21:01 WIB
  •  Bandung

KBRN, Tasikmalaya : Hingga saat ini, Program “One Kelurahan One Hafidz” di Kota Tasikmalaya masih belum maksimal. Dari target 69 kelurahan, baru 49 peserta yang berhasil masuk angkatan pertama.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparullah, mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana progres program serta memastikan tidak ada kendala serius pada implementasi di lapangan.

“Sejauh ini bagus, dan sudah berjalan baik,” ujarnya, Kamis 15 Januari 2026.

Namun demikian kata Sekda, Pemkot mendorong adanya pembanding dengan rumah-rumah tahfidz lain agar metode yang digunakan bisa dipadukan dan ditingkatkan kualitasnya. Termasuk peningkatan kapasitas 20 pembina yang terlibat.

Baca juga : Kota Tasikmalaya Usulkan Hibah Aset dari Pemprov DKI

“ Diharapkan ini akan menjadi pondasi keberlanjutan program di tahun-tahun berikutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya, Asep Dudi, mengakui, belum terpenuhinya target peserta bukan tanpa sebab. Syarat minimal hafalan lima juz menjadi tantangan tersendiri di masyarakat.

“Ini bersifat mutlak karena program hanya berjalan satu tahun. Tanpa modal hafalan, mustahil peserta mampu menuntaskan target 30 juz dalam setahun,” katanya.

Maka, Pemkot berencana bergerak lebih intensif pada gelombang berikutnya. Termasuk memperluas sosialisasi.

“Ya ke pesantren, DKM, rumah tahfidz, hingga jaringan tahfidz mandiri di masyarakat. Diharapkan dengan target yang ada, ini dapat terealisasi,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....