Festival Cut Nyak Dien di Sumedang, Simbol Persaudaraan

  • 14 Des 2025 12:25 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Sejarah, seni, dan doa berpadu dalam Festival Cut Nyak Dien 2025. Acara digelar di Geo Theater Rancakalong, Sumedang, Sabtu malam (13/12/2025).

Mengusung tema “Nada & Do’a, Spirit Cut Nyak Dien untuk Indonesia”, festival ini menjadi pengingat akan jejak perjuangan Pahlawan Nasional Cut Nyak Dien yang pernah diasingkan di Sumedang.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyebut bahwa Cut Nyak Dien adalah simbol keteguhan iman, keberanian, dan perjuangan tanpa henti.

“Diasingkan bukan berarti berhenti berjuang. Dari Sumedang, Cut Nyak Dien mewariskan nilai moral dan spiritual yang terus hidup hingga kini,” kata Bupati.

Baca juga : Festival FEDAS, Pemkab Garut: Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Lanjutnya, Festival Cut Nyak Dien merupakan simbol kuat persaudaraan historis Aceh dan Sumedang. “Sumedang dan Aceh adalah satu tubuh. Satu dalam rasa, satu dalam sejarah, dan satu dalam nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Rangkaian festival dikemas dalam ziarah, doa bersama, serta pertunjukan seni kolaboratif lintas daerah yang melibatkan seniman Aceh dan Sunda. Penampilan musik, puisi, dan seni tutur menghadirkan suasana reflektif sekaligus khidmat.

Salah satu momen paling menyentuh hadir saat perwakilan masyarakat Aceh di Sumedang, Cut Marlina, membacakan puisi “Duka Aceh” yang menggambarkan kesedihan akibat bencana, namun tetap sarat harapan dan doa. Festival ini menjadi bukti bahwa nilai sejarah dan budaya mampu menjadi jembatan persaudaraan lintas generasi dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....