Waspada Penipuan Berbasis AI, Satgas PASTI Ungkap Modusnya

  • 10 Des 2025 13:03 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Fenomena ini kian marak dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Rabu (10/12/2025).

Kemajuan teknologi AI kini memungkinkan pelaku kejahatan membuat tiruan suara (voice cloning) maupun tiruan wajah (deepfake) yang terlihat meyakinkan.

Modus Penipuan Berbasis AI

  • Tiruan suara: Pelaku dapat merekam dan meniru suara seseorang, baik teman, kolega, maupun keluarga. Dengan suara yang sudah dipelajari, penipu bisa melakukan percakapan seolah-olah mereka adalah orang yang dikenal korban.
  • Tiruan wajah: Teknologi deepfake memungkinkan pelaku membuat video palsu yang meniru wajah dan ekspresi seseorang dengan akurat. Video ini kerap digunakan untuk meyakinkan korban bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan orang yang mereka kenal.

Baca juga : Rupiah Kembali Tertekan oleh Penguatan Dolar AS

Langkah Pencegahan

Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dan berhati-hati dengan beberapa langkah berikut:

  • Verifikasi informasi : Jika menerima permintaan yang tidak biasa, terutama yang meminta uang atau data pribadi, lakukan verifikasi melalui saluran komunikasi lain.
  • Jaga kerahasiaan data: Jangan mudah memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada pihak yang identitasnya tidak jelas.
  • Waspadai konten digital: Perhatikan video atau suara yang terdengar atau terlihat tidak biasa, meskipun berasal dari orang yang dikenal.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....