Rupiah Kembali Tertekan oleh Penguatan Dolar AS

  • 10 Des 2025 11:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah masih berfluktuasi terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini. Saat pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp16.692 per dolar AS.

Saat penutupan perdagangan Selasa kemarin, rupiah menguat 0,11 persen menjadi Rp16.676 per dolar AS. "Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Penutupan Perdagangan, Rupiah Berhasil Menguat 19 Poin

Dolar AS hari ini berada di level 99,10. "Dolar menguat setelah rilis data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan," ucap Lukman.

Bureau of Labor Statistics (BLS) di Amerika Serikat secara berkala merilis data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLT). Laporan ini mengukur jumlah lowongan pekerjaan, tingkat perekrutan, dan tingkat pemutusan hubungan kerja (karena resign, pemecatan, maupun PHK).

Baca juga: IHSG Diperkirakan Naik Kembali, Sentuh Level 8.713,71

Lukman mengatakan, pelemahan rupiah akan terbatas karena menunggu data penjualan ritel Indonesia. "Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.600-Rp16.700 per dolar AS," ucap Lukman.

Bank Indonesia kemungkinan akan melakukan intervensi aktif di pasar untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Serapan dari hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) juga diharapkan dapat menopang stabilitas rupiah.

Sementara itu, pasar memperkirakan probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps sebesar 87 persen. Tetapi pasar masih belum bisa memperkirakan prospek kebijakan suku bunga di tahun 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....