Cimahi Gelar CHiMA Awards 2025, Dorong Inovasi Berkelanjutan
- 04 Des 2025 21:04 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi melalui Bappelitbangda kembali menggelar Kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Awards (CHiMA) 2025. Ajang tahunan yang memasuki tahun kelima ini menjadi upaya mendorong daya saing daerah sekaligus menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan pemerintahan, pendidikan, hingga masyarakat.
Kompetisi yang berlangsung sejak April 2025 itu berhasil menjaring 228 inovasi dari lima kelompok peserta serta satu predikat khusus perangkat daerah terinovatif. Proses seleksi dilakukan oleh Pejabat Fungsional Bappelitbangda dan menghasilkan 25 inovasi terbaik untuk mengikuti tahap inkubasi selama sekitar dua bulan.
Pada tahap tersebut, para finalis mendapat pendampingan intensif dari fasilitator dan mentor profesional. Skema inkubasi ini diterapkan sebagai pembaruan konsep kompetisi agar tidak hanya menampilkan ide, tetapi menghasilkan inovasi yang matang, berkelanjutan, dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Penilaian final dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan unsur pemerintah, memastikan adanya keberagaman perspektif dalam evaluasi.
Puncak penganugerahan CHiMA Awards 2025 digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Rabu (3/12/2025). Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, hadir secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang.
Baca juga : Inilah Daftar Lengkap Pemenang CHiMA Awards 2025
Maria menegaskan bahwa Pemkot Cimahi berkomitmen menjadikan inovasi sebagai budaya kerja dan sikap publik. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti pada tahap prototipe, tetapi harus terus dikembangkan hingga dapat digunakan sebagai solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat maupun peluang investasi komersial.
“Motekar Award bukan tujuan akhir, melainkan pintu masuk agar para inovator lebih percaya diri menghasilkan karya yang lebih besar. Inovasi harus menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menyelesaikan persoalan kota,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Cimahi menandatangani kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat untuk mempercepat pembentukan Sentra Pelayanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Sentra ini akan memberikan layanan pendampingan pendaftaran merek, hak cipta, indikasi geografis, serta pelindungan HAKI lainnya, terutama bagi UMKM, komunitas kreatif, dan peserta inkubasi Cimahi Technopark.
Maria menyebut kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan karya inovatif warga Cimahi mendapat perlindungan yang memadai. “Kerja sama ini bukan hanya formalitas, tetapi sistem yang kokoh untuk melindungi setiap inovasi dan memberikan pendampingan teknis dan legalitas,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....