Hepiplus Dorong Kolaborasi Warga Tingkatkan Indeks Kebahagiaan Cimahi

  • 16 Nov 2025 22:39 WIB
  •  Bandung

KBRN, Cimahi: Gerakan kolaboratif Hepiplus resmi diluncurkan di GOR Sangkuriang Kota Cimahi, Minggu (16/11/2025). Peluncuran ditandai dengan pertandingan bola voli persahabatan antara Melong Allstars dan Padasuka Allstars yang menjadi simbol kebersamaan antarwilayah.

Founder Hepiplus yang juga menjabat Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudhistira, mengatakan kehadiran Hepiplus bertujuan meningkatkan Indeks Kebahagiaan masyarakat Cimahi melalui kerja bersama lintas komunitas.

Ia menegaskan, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah maupun sektor swasta, tetapi memerlukan wadah kolaborasi yang menghimpun berbagai elemen masyarakat.

“Cimahi membutuhkan ruang bersama untuk saling mendukung. Kehadiran Hepiplus diharapkan menjadi energi baru, terutama dengan keterlibatan generasi Z dan milenial,” ujar Adhitia.

Sebagai langkah awal, Hepiplus menyiapkan program Masak Hepi, yakni kegiatan memasak bersama warga di 312 RW se-Kota Cimahi. Program ini bekerja sama dengan berbagai NGO yang bergerak di isu ketahanan pangan.

Hepiplus akan membeli komoditas pertanian yang tengah anjlok harga untuk membantu petani, kemudian mengolahnya bersama warga dan membagikannya secara gratis.

“Program ini ditargetkan mampu ikut mengatasi persoalan stunting, kelaparan, serta meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal,” ucapnya.

Di luar kegiatan pangan, Hepiplus juga berkomitmen mengidentifikasi potensi dan permasalahan di setiap wilayah untuk dicarikan solusi berbasis kolaborasi.

Tak hanya bergerak di bidang sosial, Hepiplus juga menyiapkan Konser Kesetaraan. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional.

Konser akan menghadirkan pertunjukan teatrikal yang melibatkan siswa Sekolah Rakyat Sebtra Abiyoso, teman tuli, tunanetra, hingga penyandang daksa. Tidak menutup kemungkinan konser ini turut menghadirkan artis internasional.

K”onser tersebut menjadi momentum bagi Kota Cimahi untuk menunjukkan identitas sebagai kota inklusif HAPPY berarti Hijau, Edukatif, Produktif, dan Inklusif. Cimahi harus menjadi kota yang terbuka bagi semua,” katanya.

Hepiplus hadir sebagai organisasi independen dengan prinsip kerja “Pok, Pek, Prak” punya ide, langsung eksekusi cepat. Antusiasme anak muda disebut sangat tinggi, dengan lebih dari 250 relawan mendaftar setelah pembukaan pendaftaran melalui TikTok.

Adhitia berharap Hepiplus dapat mendorong semangat anak muda Cimahi untuk bermimpi, berkarya, dan berkontribusi.

Hepiplus juga membuka ruang bagi kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai isu publik. Organisasi ini siap membantu percepatan penanganan persoalan lapangan, terutama saat pemerintah terkendala regulasi atau anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....