Diduga Bocor, Razia BNN Cimahi Gagal Jaring Pelaku

  • 29 Okt 2025 12:59 WIB
  •  Bandung

KBRN, Cimahi: Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi memberantas peredaran obat-obatan terlarang di wilayahnya kerap menemui kendala. Pasalnya, setiap kali dilakukan operasi, para pelaku usaha ilegal seolah sudah lebih dulu mengetahui rencana tersebut.

Kepala BNN Kota Cimahi, Yulius Amra, mengungkapkan, kondisi itu membuat sejumlah warung yang diduga menjual obat terlarang langsung tutup sebelum petugas tiba di lokasi.

“Kalau di Cimahi kebanyakan itu obat-obatan. Begitu kita operasi, pasti mereka tutup. Nanti dicek lagi, buka lagi,” kata Yulius, Rabu (28/10/2025).

Baca juga : Motif Sakit Hati, Pria di Cimahi Bunuh Tetangganya

Ia menduga informasi terkait jadwal razia kerap bocor sebelum pelaksanaan. Meski pihaknya berupaya menjaga kerahasiaan, seperti dengan mengumpulkan personel hanya satu jam sebelum operasi, namun para pelaku tetap terpantau lebih siap.

“Mereka punya grup WhatsApp tersendiri. Begitu tahu BNN operasi, langsung tutup. Karena kalau BNN datang, kita tidak ada toleransi, langsung disita,” jelasnya.

BNN Cimahi menargetkan operasi terhadap pengguna dan pengedar narkotika, terutama jenis sabu, ganja, dan tembakau sintetis. Namun, kondisi kebocoran informasi tersebut dinilai menghambat efektivitas pemberantasan di lapangan.

Yulius memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi dan memperkuat koordinasi lintas instansi. Tujuannya agar kebocoran informasi serupa tidak terulang.

“Kami terus berupaya menutup celah kebocoran itu agar operasi bisa lebih optimal,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....