Ribuan Tenaga Kerja Disiapkan untuk Pabrik Kendaraan Listrik
- 03 Okt 2025 09:42 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan pabrik kendaraan listrik BYD di kawasan Subang Smartpolitan. Sebanyak 4.500 lulusan SMA dan SMK telah menyelesaikan pelatihan vokasi dan siap direkrut langsung oleh perusahaan otomotif asal Tiongkok tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan hal itu saat menghadiri Semarak Vokasi (SERASI) di Sabuga, Bandung, Kamis (2/10/2025). Ia menyerahkan sertifikat pelatihan kepada ribuan peserta sebagai bukti bahwa Jabar tidak hanya membuka pintu investasi, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.
“4.500 lulusan SMA, SMK di Jawa Barat yang sudah mengikuti pelatihan untuk bekerja di perusahaan otomotif BYD di Subang, di kawasan Surya Cipta. Ini tahap awal, nanti mungkin ada penyerahan lagi 5.000 atau 6.000,” ujar Dedi.
Baca juga : Gubernur Dorong Dapur MBG di Sekolah, Ini Alasannya
Menurut Dedi, pelatihan vokasi yang ditanggung pemerintah provinsi menjadi solusi efisien bagi industri. Dengan pola ini, perusahaan tidak perlu lagi mengalokasikan anggaran besar untuk pelatihan dasar tenaga kerja.
“Industri memiliki cost yang rendah untuk membuat pelatihan karena pelatihannya sudah menjadi tanggungan pemerintah provinsi di Jawa Barat,” jelasnya.
Dedi menegaskan, kepastian tenaga kerja lokal menjadi salah satu faktor strategis dalam menarik minat investor global. Ia juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dan jaminan keamanan sebagai bagian dari ekosistem investasi yang sehat.
“Saya ngurus perizinannya tidak boleh berliku-liku dan berlama-lama. Saya ngurus bagaimana keamanannya dipastikan aman. Tidak boleh ada premanisme. Negara harus hadir dalam setiap hal,” tegasnya.
Langkah ini memperkuat posisi Jawa Barat sebagai episentrum industri otomotif nasional yang berorientasi global. Sdkaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem industri berbasis pelayanan publik dan pemberdayaan SDM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....