Gubernur Dorong Dapur MBG di Sekolah, Ini Alasannya
- 03 Okt 2025 09:47 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan agar dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibangun di kantin atau area sekitar sekolah. Menurutnya, dapur MBG bukan sekadar tempat penyedia makanan sehat bagi siswa, tetapi dapat menjadi simpul ekonomi baru yang melibatkan masyarakat sekitar.
“Kalau kita ingin membangun siklus ekonomi, saya ingin anak-anak sekolah produktif,” ujar Dedi usai menghadiri kegiatan Dinas Pendidikan Jawa Barat di Gedung Sabuga ITB, Kota Bandung, Kamis (2/10/2025).
Dedi menilai, produktivitas siswa dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Ia mendorong pemanfaatan lahan kosong di sekolah untuk menanam sayuran dan tanaman pangan seperti pisang, jagung, dan kacang panjang.
Langkah ini diyakini mampu membentuk ekosistem pangan lokal yang terintegrasi dengan kebutuhan dapur MBG. “Kalau anak sekolah produktif, ya sudah saja sekolah-sekolah sudah ditanam-tanam dong,” ucapnya.
Baca juga : Korban Keracunan MBG di Garut Menjadi 303 Orang
Dengan pola tersebut, kantin sekolah akan menjadi pusat distribusi hasil produksi masyarakat. Sekolah dan warga sekitar terhubung dalam rantai ekonomi yang saling menguatkan.
“Sehingga dapur itu menjadi pusat dari pasar. Jadi misalnya masyarakat di sekitar anak-anak sekolah menjadi termasuk mata rantai produksi,” jelas Dedi.
Mantan Bupati Purwakarta itu menegaskan, pembangunan dapur MBG di sekolah bukan hanya soal pemenuhan gizi, melainkan strategi membangun ekonomi kerakyatan. Program ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memperkuat kemandirian pangan lokal.
Dedi juga menyoroti alokasi anggaran Rp50 triliun dari Pemerintah Pusat untuk program MBG. Ia menilai, dana tersebut akan memberi dampak signifikan bila dikelola dengan pendekatan berbasis komunitas dan produktivitas lokal.
“Kalau sudah seperti itu, maka dana 50 triliun itu yang beredar akan menjadi siklus ekonomi yang luar biasa. Asalkan itu dikelola dengan baik,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....