Nelayan Garsel Minta Pemerintah Dirikan SPBN

  • 08 Sep 2025 10:41 WIB
  •  Bandung

KBRN,Garut : Fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) khusus di wilayah Garut Selatan (Garsel) menjadi salah satu kendala yang dikeluhkan nelayan. Pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Barat Lukman Nur Hakim mengatakan, syarat berdirinya SPBN ini harus ada pelabuhan terlebih dahulu.

"Beberapa tahun yang lalu, kami sudah mengajukan untuk pembangunan pelabuhan bagi nelayan namun hingga kini belum juga terealisasi,"katanya, Senin (8/9/2025) di Garut.

Ia menyampaikan, untuk pasokan bahan bakar bagi nelayan saat ini, baru bisa mengandalkan dua SPBU yang ada masing masing di Kecamatan Pamengpeuk dan juga Kecamatan Caringin Garut.

Ia mengatakan, untuk mendapatkan BBM ini bagi nelayan ada aturan atau kesepakatan khusus antara muspika dengan pertamina atau pengelola SPBU setempat.

Baca juga: Pemkot Segera Perbaiki Infrastruktur Rusak Pasca Unjuk Rasa

"Untuk mendapatkan akses BBM ini nelayan menggunakan kartu anggota sebagai nelayan juga diberikan jerigen atau drum khusus namun harus tetap mengantri,"ujarnya.

Ia menyampaikan, selain mengantri dengan pengguna kendaraan umum, nelayan juga untuk mendapatkan akses BBM ini harus menempuh jarak yang cukup jauh.

" Nelayan harus menempuh jarak sampai puluhan kilometer untuk mendapatkan BBM ini,"katanya.

Ia mengatakan, jumlah perahu nelayan di Garut saat ini ada sekitar satu ribu lebih yang tersebar di 7 Kecamatan di 21 Desa.

"Jika nelayan melaut setiap hari (one day fishing) maka diperlukan 30 sampai 50 liter per per satu kapal perahu dibawah 3 GT, sehingga apabila seluruh nelayan melaut setiap harinya diperlukan suplai BBM sekitar 3 hingga 5 ribu liter,"ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....