Pemkab Garut Prihatin Tingkat Pendidikan Tergolong Rendah
- 04 Sep 2025 07:38 WIB
- Bandung
KBRN, Garut : Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingkat pendidikan di Garut yang masih tergolong rendah. Ia menegaskan kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Garut untuk bisa menjadi daerah yang tangguh dan mampu bersaing. Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kajian terkait permasalahan Kabupaten Garut salah satunya adalah sektor pendidikan, dimana rata -rata lama sekolah di Garut baru mencapai 7,85 tahun.
"Rata-rata lama sekolah di Garut itu baru mencapai 7,85 tahun, artinya rata-rata mereka baru sampai SMP kelas 2 sudah selesai," katanya,rabu (3/9/2025) di Garut.
Disela Wisuda Sarjana Angkatan ke-II Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Syariah (STIE dan Bisnis Syariah) Nahdlatul Ulama Kabupaten Garut Tahun Akademik 2024–2025, Ia berharap para sarjana baru yang diwisuda bisa menjadi jawaban atas tantangan tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Pastikan Terbuka Dengan Segala Bentuk Kritik
"Dengan adanya sarjana baru, saya harap ini akan menambah kualitas masyarakat Kabupaten Garut," ujarnya.
Bupati Garut juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, dosen, dan seluruh pihak yang telah berkorban demi keberhasilan para wisudawan.
"Kami mengapresiasi para irangvtua yang sudah bersusah payah mengkuliahkan anak anaknya hingga menjadi sarjana,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....