Pemkab Garut Klaim IPM Naik Menjadi 70, 57 Poin

  • 17 Agt 2026 18:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut mengklaim bahwa Kabupaten Garut menunjukkan sejumlah perkembangan positif di tengah berbagai tantangan pembangunan. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah dan perlu terus ditingkatkan.

"Hal itu di antaranya dibuktikan dengan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Garut pada tahun 2025 mampu mencapai 5,9 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 4,95 persen," katanya disela Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Garut Kota, Senin, 17 Agustus 2026.

Selain pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut meningkat dari 69,91 poin menjadi 70,57 poin. Peningkatan tersebut mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Persentase penduduk miskin turun dari 9,68 persen menjadi 9,39 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun dari 6,96 persen menjadi 6,54 persen. Adapun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita meningkat dari Rp29,01 juta menjadi Rp31,29 juta per tahun.

Ia menyampaikan, berbagai capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus membangun Garut. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kesungguhan, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Di sisi lain, Ia mengatakan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dan persoalan yang masih terjadi. Ia menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelayanan dan pembangunan.

"Namun demikian di sisi lain, saya mengharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Garut. Kita tidak akan mampu melaju untuk maju, jika seluruh elemen masyarakat tidak menguatkan tekad, serta terus mengembangkan semangat kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Garut yang kita cintai ini," ucapnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat mengesampingkan perbedaan serta memperkuat persatuan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....