Raja dan Budayawan Jabar Gelar Upacara HUT RI di Tasikmalaya

  • 18 Agt 2026 20:57 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Ratusan budayawan dan raja se-Jawa Barat mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di kawasan Batu Mapar di kaki Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 18 Agustus 2026. Para budayawan dan raja hadir mengenakan pakaian adat, iket kepala, beskap, dan mahkota kerajaan.

Tidak hanya itu, para tamu undangan juga menggunakan pakaian adat. Di barisan paling depan, tampak para raja, dari Sumedang, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Tidak hanya peserta yang mengenakan pakaian adat, petugas Paskibra juga mengenakan pakaian dan celana pendek ala prajurit kerajaan. Meski tampil beda, barisan tetap disiplin, dan Bendera Merah Putih dikibarkan sempurna.

"Budayawan banyak hadir termasuk para kasepuhan di Jawa Barat," kata Budayawan Sunda Anton Charliyan.

Sedangkan terkait pelaksanaan upacara di tanggal 18 Agustus kata Anton, ini berdasarkan sejarah. Menurutnya, 17 Agustus 1945 adalah hari pembacaan teks Proklamasi, sementara upacara kenegaraan pertama kali baru digelar pada 18 Agustus 1945.

" dulu juga upacara di 18 Agustus. Nah 17 itu Proklamasi dibacakan. Kita kenang lagi masa perjuangan dulu para pahlawan. Tujuannya satu, mengikat ingatan. Agar semangat kemerdekaan tidak hilang ditelan zaman,” kata Anton.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan, kegiatan berbasis budaya adalah cara efektif menjaga nasionalisme. "Alhamdulillah siang ini kita hadiri suatu kebudayaan dan diangkat bahwa kebudayaan ini menumbuhkan nasionalis justru jadi pondasi. Polda mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari Program Pak Kapolda yaitu Jawara Jaga Rawat Jawa Barat. Kita selalu adaptif dengan lingkungan yaitu adat budaya Sunda untuk rawat budaya," katanya.

Hendra juga mengapresiasi penampilan Paskibra. Menurutnya, balutan adat tidak mengurangi khidmat.

"Budaya konteksnya HUT ke-81 sangat bagus dimana mereka ada Paskibra tidak kalah dengan di Istana kemarin. Dengan diikat dengan adat istiadat dan masyarakat asal kerajaan Sumedang, Cirebon, Tasik semua ada dalam kegiatan budaya yang dibalut rasa nasionalisme," ujarnya.

Setelah upacara, dilakukan juga penyerahan penghargaan bagi para tokoh dan budayawan Jawa Barat. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda.

Salah satu penerimanya adalah Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, yang menerima penghargaan sebagai penggiat budaya dan sosial kemasyarakatan.

Selain para raja dan budayawan, hadir dalam kegiatan itu Kapolres Tasikmalaya AKBP. Ade Papa Rihi. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra turut hadir, bahkan didaulat jadi pembina upacara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....