Nyala Damar Sewu Menyambut Tahun Baru Cireudeu
- 10 Jul 2026 08:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kampung Adat Cireudeu di Kota Cimahi memiliki cara yang sangat luhur dalam menyambut tahun baru Saka Sunda. Berbeda dengan perayaan modern yang identik dengan hiruk-pikuk kembang api, masyarakat di sini menggelar tradisi "Damar Sewu" atau penyalaan seribu obor.
Tradisi ini bukan sekadar tontonan visual yang memukau bagi siapa saja yang datang berkunjung, melainkan sebuah ritual sakral penuh khidmat yang merekatkan tali silaturahmi antar warga serta menjaga warisan leluhur agar tidak punah tergerus zaman.
Ketika senja mulai tenggelam, suasana kampung berubah drastis seiring dengan dinyalakannya ribuan obor bambu di sepanjang jalan desa dan pelataran kampung. Cahaya kuning kemerahan yang temaram dari api damar menciptakan atmosfer magis yang menyelimuti seluruh area pemukiman adat.
Bagi masyarakat Cireudeu, nyala api ini melambangkan simbol kehangatan, kebersamaan, dan harapan baru untuk menyongsong tahun yang akan datang dengan hati yang bersih dan penuh kedamaian. Lebih dari sekadar penerang kegelapan malam, Damar Sewu menyimpan makna filosofis yang sangat mendalam terkait kehidupan manusia.
Angka "sewu" atau seribu mencerminkan doa dan harapan yang tidak terbatas agar masyarakat selalu dianugerahi petunjuk dan menerangi jalan hidup mereka dari kegelapan spiritual. Selain itu, bara api yang menyala juga dimaknai sebagai pengingat bagi setiap individu untuk selalu membakar hawa nafsu negatif dan membangkitkan semangat kebaikan dalam diri.
Perayaan mapag tahun baru ini juga menjadi momentum penting bagi warga Kampung Adat Cireudeu untuk menegaskan kembali komitmen ketahanan pangan mereka. Di sela-sela ritual, masyarakat biasanya berkumpul untuk menikmati sajian khas berupa rasi (beras singkong) yang menjadi simbol kemandirian pangan mereka sejak ratusan tahun lalu.
Tradisi ini membuktikan bahwa mereka mampu hidup selaras dengan alam tanpa harus bergantung pada komoditas beras padi seperti masyarakat pada umumnya. Melalui konsistensi penyelenggaraan Damar Sewu, Kampung Adat Cireudeu berhasil membuktikan bahwa tradisi lama tetap bisa bersanding anggun di tengah modernisasi.
Ritual tahunan ini berhasil menarik perhatian generasi muda dan wisatawan luar untuk belajar menghargai nilai-nilai kearifan lokal Sunda yang mulai langka. Pada akhirnya, seribu obor yang menyala di Cireudeu tidak hanya menerangi fisik desa mereka, tetapi juga ikut menjaga nyala api kebudayaan Nusantara agar tetap abadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....