Keberadaan Ronggeng dalam Pertunjukan Ketuk Tilu
- 27 Jun 2026 09:22 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung: Ketuk Tilu adalah salah satu jenis kesenian yang ada di Jawa Barat. Dalam pertunjukan Ketuk Tilu, salah satu yang dinantikan adalah kehadiran Ronggeng. Dikutip dari laman ejournal.unesa.ac.id Universitas Negeri Surabaya menjelaskan bahwa dalam sajian Ketuk Tilu, ronggeng adalah pemeran utama sekaligus primadona yang menyatukan unsur tari, nyanyian, dan interaksi.
Ia tidak hanya bertindak sebagai penghibur, tetapi pada masa lampau juga memainkan peran sakral sebagai pemimpin upacara. Kehadiran dan gerakan lincahnya menjadi nyawa dari pertunjukan ini. Secara fungsi ritual dan sakral, Pada awalnya ronggeng memiliki unsur magis dan diyakini mampu berkomunikasi dengan leluhur.
Hal ini berfungsi sebagai pemimpin upacara (seperti dalam upacara ruwat bumi atau panen). Seiring berjalannya waktu, perannya bergeser menjadi hiburan rakyat yang atraktif.
Ronggeng akan menari dan bernyanyi, serta menjadi partner tari bagi penonton (pangibing) yang memberikan selendang kepadanya. Daya tarik utamanya terletak pada kelincahan tubuh ronggeng.
Gerakan dasar seperti goyang (pinggul), mincid (langkah kaki), dan geboy yang lincah sangat mendominasi. Gerakan atraktif dan dinamis dari para penari ronggeng Ketuk Tilu inilah yang kemudian menginspirasi maestro tari Gugum Gumbira untuk menciptakan Tari Jaipong.
Menjadi seorang ronggeng adalah sebuah keahlian khusus. Mereka sangat disegani dan merupakan pusat perhatian dalam setiap pertunjukan. Ada berbagai bentuk turunan atau variasi kesenian ronggeng lain di wilayah Jawa Barat yang bisa dijelajahi, seperti Ronggeng Gunung di daerah Ciamis atau Ronggeng Ketuk di Indramayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....