Melestarikan Tradisi Upacara Ngalaksa Rancakalong Sumedang

  • 30 Mei 2026 18:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Tradisi Ngalaksa menjadi salah satu budaya khas Sunda yang masih dilestarikan masyarakat di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen padi yang melimpah.

Ngalaksa biasanya digelar melalui rangkaian upacara adat, pertunjukan seni tradisional, hingga doa bersama. Masyarakat juga menyiapkan makanan khas bernama laksa sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sunda agraris. Selain memiliki nilai budaya. Ngalaksa juga mengandung makna spiritual dan penghormatan terhadap alam.

Kegiatan Ngalaksa yang telah berlangsung pada Tanggal 10 Mei 2026, merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya daerah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari para sesepuh, tokoh adat, pemerintah desa, hingga generasi muda.

Camat Rancakalong Deni Suhandani pada saat itu menyampaikan bahwa Ngalaksa merupakan tradisi turun-temurun sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi, khususnya padi sebagai sumber kehidupan. “Selain sebagai ungkapan syukur, Ngalaksa juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, serta menjaga kearifan lokal di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga budaya sebagai fondasi pembangunan. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki akar budaya yang kuat. Di Sumedang, ruh budaya itu ada di Rancakalong,” ungkapnya.

Selain prosesi adat, masyarakat biasanya menampilkan kesenian tradisional Sunda seperti tarian dan musik khas daerah. Kegiatan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Sunda lebih dekat.

Keberadaan tradisi Ngalaksa menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat di tengah perkembangan zaman modern. Generasi muda pun diharapkan ikut menjaga dan melestarikan tradisi agar tidak hilang di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....