Siraman Adat Sunda, Kini Kian Diminati oleh calon Pengantin

  • 25 Mar 2026 15:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung : Tradisi lokal tidak luntur oleh perkembangan zaman. Sebaliknya, upacara adat seperti siraman justru semakin diminati dan menjadi bagian penting dalam merayakan momen sakral pernikahan.

Tradisi siraman dalam rangkaian pernikahan adat Sunda kini semakin diminati oleh para calon pengantin. Prosesi yang dilakukan sebelum hari akad atau resepsi ini tidak hanya dipandang sebagai simbol penyucian diri, tetapi juga menjadi momen sakral yang penuh nilai filosofis.

Di tengah perkembangan zaman dan tren pernikahan modern, upacara adat justru kembali mendapat tempat di hati generasi muda. Banyak pasangan memilih menyertakan prosesi siraman sebagai bagian dari rangkaian pra nikah karena dianggap mampu menghadirkan nuansa khidmat sekaligus mempererat hubungan keluarga.

Siraman biasanya dilakukan dengan menyiramkan air yang telah diberi campuran bunga kepada calon pengantin oleh orang tua dan keluarga terdekat yang sebelumnya diawali dengan prosesi ngecagkeun aisan, sungkem dan ngaras. Setiap tahap dalam prosesi ini memiliki arti mendalam, mulai dari doa restu hingga harapan agar kehidupan rumah tangga kelak berjalan bersih dan penuh kebaikan.

Salah satu calon pengantin, Mely (27) mengaku memilih prosesi siraman karena ingin tetap menjaga nilai budaya yang diwariskan leluhur.

“Saya merasa siraman bukan sekadar tradisi, tapi juga bentuk doa dari orang tua. Ada perasaan haru dan lebih siap menjalani pernikahan setelah melewati prosesi ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan antapani Rabu, 25 maret 2026

Menurutnya, meski banyak konsep pernikahan modern yang praktis, menghadirkan unsur adat justru memberikan kesan yang lebih bermakna.

“Sekarang banyak teman seusia saya yang juga mulai tertarik dengan adat. Selain indah, ternyata maknanya dalam dan bikin momen pernikahan jadi lebih berkesan,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....