Bandara Husein Siap Layani Delapan Rute Penerbangan

  • 04 Jul 2026 19:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Sebanyak delapan destinasi dipastikan akan kembali dilayani melalui Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, seiring rencana pengoperasian kembali bandara tersebut pada tahun 2026. Delapan rute yang telah diproyeksikan yakni Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan urusan operasional penerbangan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Meski demikian, Pemerintah Kota Bandung telah memperoleh informasi mengenai sejumlah rute yang akan dibuka saat Bandara Husein kembali beroperasi.

‎"Mudah-mudahan nanti bisa terbang ke Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang dan Pekanbaru. Delapan destinasi itu sudah pasti," ujar Farhan, Sabtu 4 Juli 2026.

‎Selain menyiapkan layanan penerbangan, Pemerintah Kota Bandung juga terus mempercepat berbagai persiapan infrastruktur pendukung di luar kawasan bandara. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh fasilitas penunjang telah siap ketika operasional Bandara Husein Sastranegara kembali dibuka.


‎Farhan menjelaskan, pemerintah pusat telah memiliki kesepahaman terkait rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara pada rentang Juli hingga September 2026. Meski demikian, keputusan resmi mengenai waktu pembukaan masih menunggu penetapan dari pemerintah pusat.

‎"Alhamdulillah, walaupun kami bukan pembuat keputusan. Presiden, Menteri Perhubungan, Kementerian Pertahanan, dan TNI AU semuanya sudah bersepakat untuk mengoperasikan bandara antara bulan Juli, Agustus, atau September. Kami memang masih menunggu," katanya.

‎Sembari menanti keputusan tersebut, Pemkot Bandung fokus menuntaskan berbagai pekerjaan fisik di sekitar kawasan bandara. Persiapan yang dilakukan meliputi perbaikan jalan, pembenahan drainase, pemangkasan pohon, pemasangan dan perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga pembaruan marka jalan.

‎Menurut Farhan, sebagian besar pekerjaan infrastruktur telah selesai dilaksanakan. Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan, terutama terkait sistem parkir dan pengaturan transportasi di kawasan Bandara Husein Sastranegara.

‎"Hal yang masih menjadi PR sekarang adalah mengenai parkir dan tata kelola parkir serta taksi. Sudah dipastikan tidak boleh ada kendaraan umum massal seperti angkot maupun bus masuk ke sana. Kalau pun ada, kita hanya menyediakan shuttle, tetapi itu pun belum final. Kalau dari sisi luar, kami sudah siap," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....