Liburan Sekolah,KAI Catat Okupansi Kumulatif Capai 105,75%

  • 04 Jul 2026 10:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat program Diskon Transportasi 30% masa libur sekolah 2026 terus mendapat respons tinggi dari masyarakat. Hingga 2 Juli 2026 pukul 10.00 WIB, volume kumulatif tiket diskon telah mencapai 1.242.114 atau 105,75% dari kapasitas kumulatif 1.174.624 tempat duduk.

Capaian okupansi di atas 100% tersebut merupakan okupansi kumulatif. Kondisi ini dapat terjadi karena pola perjalanan kereta api bersifat fleksibel. Pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan, sehingga satu tempat duduk dapat melayani pelanggan berbeda pada segmen perjalanan yang berbeda.

Periode perjalanan program Diskon Transportasi 30% berlangsung hingga 5 Juli 2026. Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. Program ini menjadi bagian dari stimulus Pemerintah untuk membantu masyarakat mengatur biaya perjalanan pada masa libur sekolah, menjaga daya beli, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung layanan kereta api.

Kebijakan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai bagian dari stimulus Pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi. Dalam keterangan resminya, Airlangga menyampaikan, “Untuk moda transportasi kereta api, diberikan potongan tarif sebesar 30 persen dari harga tiket untuk periode perjalanan 20 Juni–5 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya di sektor perkeretaapian, KAI berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan atau DJKA Kemenhub untuk menghadirkan layanan diskon. Yaitu kepada pelanggan sesuai periode yang telah ditetapkan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, tingginya pemesanan tiket diskon menunjukkan bahwa stimulus transportasi memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Program ini membantu keluarga merencanakan liburan, pelajar dan mahasiswa melakukan perjalanan, serta masyarakat mengakses kota-kota tujuan pendidikan, wisata, aglomerasi, dan pusat aktivitas ekonomi dengan biaya yang lebih ringan.

“Program Diskon Transportasi 30% memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan libur sekolah dengan lebih hemat. Okupansi kumulatif yang melampaui 100% menunjukkan bahwa kursi kereta api termanfaatkan secara optimal sepanjang lintas perjalanan. Banyak pelanggan naik dan turun di stasiun yang berbeda, sehingga layanan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dalam satu periode perjalanan,” ujar Anne, Jumat 3 Juli 2026.

Anne menjelaskan, puncak volume tiket diskon terjadi pada 28 Juni 2026 sebanyak 90.366 pelanggan. Setelah itu disusul 27 Juni sebanyak 87.175 pelanggan, 26 Juni sebanyak 85.397 pelanggan, 21 Juni sebanyak 82.061 pelanggan, dan 29 Juni sebanyak 81.890 pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....