Harga Naik, Penjualan Hewan Kurban di tingkat Pedagang di Kota Tasikmalaya Menurun

  • 26 Mei 2026 14:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Harga hewan kurban di tingkat pedagang di Kota Tasikmalaya, mengalami peningkatan harga. Kondisi ini menyebabkan, penjualan ditingkat pedagang menurun.

Nandang Suryana salah seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Kawalu mengatakan, meskipun masih sapi di tempatnya habis dijual, akan tetapi jumlah sapi yang terjual pada musim Iduladha saat ini jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya.”menurun ya, kalau tahun kemarin lebih dari 200 an sapi terjual. Sekarang sepertinya kurang,” katanya, Selasa 26 Mei 2026.

Nandang mengatakan, hal ini terjadi karena adanya peningkatan harga jual sapi. Tahun ini harga sapi jauh lebih mahal dari sebelumnya. “Iya naik ya, yang beli juga kurang. Yang tadinya biasa beli dua, atau tiga, sekarang paling satu karena mahal,” ujarnya.

Senada dengan Nandang, Amar, penjual sapi di Jalan Letnan Harun, juga merasakan hal yang sama. Sapi yang dijual di lapaknya, masih ada yang belum terjual.

“Saya bawa 60 biasanya habis, ini masih tersisa,”ucapnya.

Menurut Amar, harga sapi yang dijualnya rata- rata naik dua juta per ekor. “Iya sekarang naik. Disini saya jual mulai dari Rp.24 juta hingga Rp. 34 juta per ekor,” katanya.

Peningkatan harga sapi lanjut amar, disebabkan berbagai hal. Termasuk kenaikan harga BBM.

“Mudah-mudahan hari ini bisa habis,” ujarnya.

Sementara itu Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra memastikan, hewan kurban yang dijual di Kota Tasikmalaya sehat dan sesuai syariat. Hewan kurban yang ada telah melalui pemeriksaan kesehatan.

“InsyaAlloh sehat dan layak kurban,” ucapnya.

Diky mengatakan, untuk Iduladha tahun ini, jumlah hewan kurban yang ada jumlahnya menurun. Jika tahun lalu mencapai 3.000 an hewan kurban, saat ini hanya 1.500 an.

“Iya turun, hampir setengahnya turun,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....