Laporan Data Angka Penumpang Sepanjang 2025 KAI Group
- 09 Feb 2026 20:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group mengangkut 442.111.779 penumpang sepanjang 2025. Itu mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta peran transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Sepanjang 2025, total layanan angkutan perkotaan KAI Group melayani 442.111.779 pengguna. Angka itu meningkat dibandingkan 406.024.854 pengguna pada 2024, atau bertambah sekitar 36.086.925 pengguna," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kepada awak media, Senin 9 Februari 2026.
Baca Juga: KAI Group Angkut Ratusan Juta Penumpang Sepanjang 2025
Menurut dia, tren tersebut sejalan dengan analisis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang mencatat kawasan metropolitan di Indonesia. Hal itu yang masih didominasi penduduk usia produktif dengan intensitas perjalanan harian yang tinggi, terutama menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan dan layanan publik.
Selain layanan komuter, KAI Group juga mengoperasikan LRT Jabodebek yang melayani 28.816.787 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 21.055.870 pengguna pada 2024. Layanan ini memperkuat konektivitas kawasan hunian di Bekasi, Depok dan Jakarta Timur dengan pusat bisnis serta simpul transportasi lain di Jakarta.
Konektivitas menuju bandara juga diperkuat melalui layanan kereta api bandara. Di Yogyakarta, layanan kereta menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melayani 2.865.729 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 2.730.791 pengguna pada 2024.
"Layanan ini terdiri dari skema PSO yang melayani masyarakat dengan tarif terjangkau serta layanan komersial YIA Xpress yang melayani perjalanan langsung dengan waktu tempuh lebih singkat," jelas Anne. Di wilayah Solo Raya dan Yogyakarta, KA BIAS, yaitu kereta api bandara yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan Bandara Internasional Yogyakarta melalui jalur rel eksisting, melayani 769.490 pengguna sepanjang 2025, meningkat tajam dibandingkan 192.187 pengguna pada 2024.
Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa berperan sebagai penghubung utama antara pusat Kota Medan dan Bandara Kualanamu, sekaligus melayani perjalanan komuter masyarakat di wilayah tersebut. Sepanjang 2025, KA Srilelawangsa melayani 4.115.680 pengguna, meningkat dari 3.085.294 pengguna pada 2024, seiring bertumbuhnya mobilitas penumpang pesawat, pekerja bandara, dan aktivitas perjalanan harian di kawasan metropolitan Medan.
Sementara itu, di Palembang, LRT Sumatera Selatan melayani 4.626.481 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 4.350.217 pengguna pada 2024, dan menjadi tulang punggung transportasi publik perkotaan dari bandara hingga kawasan pusat aktivitas masyarakat. Di Jawa Tengah, layanan KA Batara Kresna yang menghubungkan wilayah Solo dan Wonogiri melayani 179.697 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 126.188 pengguna pada 2024, mendukung mobilitas kawasan aglomerasi Solo Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....