KAI Group Angkut Ratusan Juta Penumpang Sepanjang 2025

  • 09 Feb 2026 20:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group mengangkut 442.111.779 penumpang sepanjang 2025. Itu mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat serta peran transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sepanjang 2025, total layanan angkutan perkotaan KAI Group melayani 442.111.779 pengguna. Angka itu meningkat dibandingkan 406.024.854 pengguna pada 2024, atau bertambah sekitar 36.086.925 pengguna," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kepada awak media, Senin 9 Februari 2026.

Baca Juga: Layanan Perkeretaapian Perkotaan akan Diterapkan Secara Bertahap

Menurut dia, tren tersebut sejalan dengan analisis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang mencatat kawasan metropolitan di Indonesia. Hal itu yang masih didominasi penduduk usia produktif dengan intensitas perjalanan harian yang tinggi, terutama menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan dan layanan publik.

Ia menuturkan sebagai layanan transportasi berbasis rel yang dikelola KAI Group, KA semakin menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat. Itu meliputi mulai dari perjalanan kerja, pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga konektivitas menuju bandara dan kawasan aglomerasi.

"Wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Palembang tercatat sebagai kawasan dengan arus komuter terbesar, sehingga membutuhkan transportasi publik berkapasitas besar dan terjadwal," ujarnya. Kontribusi terbesar angkutan perkotaan KAI Group sepanjang 2025 berasal dari layanan yang dikelola KAI Commuter.

Sepanjang tahun tersebut, KAI Commuter melayani 400.737.915 pengguna, meningkat dari 374.484.307 pengguna pada 2024. Di wilayah Jabodetabek, Commuter Line Jabodetabek melayani 349.311.251 pengguna sepanjang 2025, mencerminkan tingginya mobilitas harian masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Di Jawa Barat, Commuter Line Area II Bandung melayani 18.727.643 pengguna, menopang mobilitas masyarakat Bandung Raya dan sekitarnya. Sementara itu, di Jawa Timur, Commuter Line Area VIII Surabaya mencatat 16.020.323 pengguna, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan perjalanan harian di kawasan Surabaya dan kota penyangga.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Commuter Line Area VI Yogyakarta melayani 9.015.768 pengguna sepanjang 2025, menjadi bagian penting dari pergerakan harian masyarakat, mahasiswa dan wisatawan. Masih di kawasan ini, layanan KA Prameks yang melayani koridor Yogyakarta–Solo turut melayani 1.113.023 pengguna, mendukung mobilitas regional jarak menengah.

Di Banten, Commuter Line Rangkasbitung–Merak melayani 4.463.446 pengguna sepanjang 2025, menghubungkan wilayah barat Banten dengan simpul transportasi laut dan kawasan industri. Untuk konektivitas bandara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 2.346.934 pengguna, mendukung pergerakan penumpang pesawat, pekerja bandara, dan perjalanan bisnis dari dan menuju pusat Kota Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....