Penyaluran Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Dikeluhkan Sejumlah Penarik Becak
- 10 Sep 2026 11:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya : Penyaluran becak listrik bantuan presiden di Kota Tasikmalaya, dikeluhkan sejumlah tukang becak yang beroperasi di jalan KHZ Musthofa. Sejumlah tukang becak yang tergabung dalam Paguyuban Becak Gotong Royong (PBGR) ini menilai, penyaluran becak listrik yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya, Selasa 8 September 2025, tidak merata dan tepat sasaran.
Salah seorang tukang becak di Jalan KHZ Musthofa Dedi Rohadiman (58), di kelompoknya, sedikitnya ada 10 orang tidak terdaftar sebagai penerima becak listrik. Padahal kata dia, 10 orang ini merupakan tukang becak aktif, yang beroperasi di kawasan itu.
“Saya narik becak dari tahun 1994. Tapi aneh, saya tidak masuk dalam daftar penerima. Bahkan, saya mendapat informasi, becak listrik malah diterima yang sudah tidak aktif,” katanya, Kamis 10 September 2026.
Pemerintah lanjut Dedi, seharusnya bersikap adil. Bantuan dibagikan merata bagi yang benar masuk kriteria, agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan penarik becak.
Hal senada juga dikeluhkan Iwan (50) tukang becak lainnya. Ia mengatakan, penyaluran becak listrik tidak adil.
“Iya, masa yang punya bentor dan warga yang bukan tukang becak malah terdata dan menerima bantuan becak listrik,” ujarnya.
Kondisi berbeda justru dialami Engkos (93). Tukang becak tertua yang sudah beroperasi 60 tahun di Kota Tasikmalaya ini, justru tidak menerima bantuan becak listrik.
Meski telah mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) saat pendaftaran, Engkos tidak masuk daftar penerima. Padahal, dengan usia yang sudah renta, Ia berharap mendapatkan becak listrik.
Sementara itu, Ketua PBGR Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Wawan mengaku, pada proses penyaluran becak listrik ini, Ia tidak pernah diajak berkomunikasi dan diinformasikan ⁰erkait proses pendataan dan penyaluran bantuan becak listrik."Pendataan tertutup dan tidak melibatkan kami. Saya berharap ada evaluasi agar bantuan diterima penarik becak aktif yang membutuhkan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....