Mahasiswa Teknik Kimia Polban Bangun Pompa Hidram di Desa Wisata Ganjarsari
- 29 Agt 2026 14:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Mahasiswa Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung (Polban) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ganjarsari pada 27–31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan melalui program CADMASA atau Cadudasa Bersama Desa 2026 yang diselenggarakan Himpunan Jurusan Teknik Kimia (HMJTK) Polban dengan melibatkan sekitar 60 mahasiswa.
CADMASA 2026 mengusung tema “Membangun Fondasi Berkelanjutan: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mengoptimalkan Pendidikan dan Pariwisata Desa”. Kegiatan ini berfokus pada pengelolaan sumber daya air, pengembangan potensi Desa Wisata Talaga Cisaladah, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat Desa Ganjarsari.
Pemilihan Desa Ganjarsari sebagai lokasi kegiatan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan sosial yang dilaksanakan sebelum program berlangsung. Salah satu persoalan yang ditemukan adalah pemanfaatan Mata Air Cisaladah yang belum optimal, termasuk distribusi air yang belum menjangkau sebagian masyarakat di wilayah sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa menghadirkan Saluran Pompa Air Masyarakat Cisaladah dengan memanfaatkan teknologi pompa hidram. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menaikkan dan mendistribusikan air dari sumber mata air menuju wilayah yang lebih tinggi tanpa menggunakan tenaga listrik.
Sistem pompa tersebut menggunakan pipa berdiameter tiga inci sepanjang sekitar 20 meter untuk menghubungkan sumber mata air dengan pompa. Air kemudian dialirkan melalui selang sepanjang kurang lebih 130 meter menuju tangki penyimpanan sebelum didistribusikan melalui pipa ke titik keran untuk dimanfaatkan masyarakat.
Selain pengelolaan sumber daya air, mahasiswa turut melakukan revitalisasi Desa Wisata Talaga Cisaladah. Upaya tersebut dilakukan dengan menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, seperti bangku berbahan ecobrick, meja dan kursi dari material bekas, serta pemasangan plang identitas kawasan, petunjuk arah, dan informasi fasilitas wisata.
Fasilitas pendukung aktivitas wisata juga disiapkan, termasuk ban dan rompi keselamatan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengunjung. Pengembangan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki Desa Ganjarsari.
Program CADMASA 2026 juga mencakup kegiatan pendidikan melalui program Desa Cerdas yang menyasar anak-anak dan masyarakat. Mahasiswa memberikan kegiatan berupa motivasi belajar, pengenalan pertolongan pertama, diskusi, permainan edukatif, ice breaking, serta demonstrasi eksperimen sains untuk mendorong rasa ingin tahu siswa.
Kegiatan pengabdian turut diisi dengan sosialisasi Desa Wisata dan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui pengolahan pupuk kompos bersama masyarakat. Mahasiswa juga mengadakan kegiatan keagamaan bersama anak-anak desa, seperti tilawah, storytelling mengenai kisah Nabi dan akhlak terpuji, serta permainan edukatif.
Ketua Pelaksana CADMASA 2026, Muhammad Rizal Taruna, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke kampus. Menurutnya, program yang dilaksanakan diarahkan untuk meninggalkan fondasi yang dapat terus dirasakan dan dikembangkan oleh masyarakat.
“kami berharap CADMASA 2026 bukan hanya menjadi kegiatan yang selesai ketika mahasiswa meninggalkan desa, tetapi menjadi awal dari perubahan yang dapat terus dirasakan dan dikembangkan oleh masyarakat. Karena bagi kami, satu karsa yang dibangun bersama harus mampu meninggalkan dampak yang nyata,” ujar Muhammad Rizal Taruna.
Melalui CADMASA 2026, mahasiswa Teknik Kimia Polban berupaya memberikan kontribusi dalam pengelolaan sumber daya air, pengembangan wisata, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Infrastruktur pompa air serta fasilitas pendukung Desa Wisata Talaga Cisaladah diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Ganjarsari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....