Suyadi Alias Pak Raden, Pelopor Animasi Indonesia yang Berawal dari FSRD ITB
- 22 Agt 2026 09:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Sosok Suyadi atau yang lebih dikenal sebagai Pak Raden tidak hanya dikenal sebagai tokoh di balik karakter Si Unyil. Alumni Seni Rupa ITB angkatan 1952 itu juga memiliki peran dalam perkembangan awal animasi di Indonesia.
Hal tersebut terungkap dalam Museum Mini Suyadi, sebuah pameran Ilustrasi, Boneka, dan Warisan Budaya yang digelar TaCita (Yayasan Cita Cerita Anak) bersama FSRD ITB/KIBA ITB, di Hotel Butik Sawunggaling, Bandung, 21 hingga 30 Agustus 2026.
Wakil Dekan Akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, Banung Grahita mengatakan Suyadi merupakan sosok multitalenta yang tak hanya cakap dengan kemampuan menggambar dan ilustrasi, tetapi juga berkontribusi dalam pendidikan seni dan animasi di Indonesia.
"Pak Suyadi selain merupakan tokoh nasional yang legendaris dan terkenal dengan Si Unyil dan Pak Raden, beliau adalah otak kreatif di balik semua itu. Beliau juga seorang pendidik yang membawa ilmu ilustrasi dan termasuk salah satu pelopor dunia animasi di Indonesia," ujar Banung.
Suyadi menempuh pendidikan di FSRD ITB berpuluh-puluh tahun lalu, tepatnya tahun 1952. Setelah itu, ia memperdalam film dan animasi di Prancis, pngalaman tersebut kemudian dibawa kembali ke Indonesia dan menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai seniman sekaligus pendidik.
Banung mengatakan, perkembangan animasi Indonesia yang semakin pesat saat ini tidak terlepas dari jejak para pelopor yang lebih dahulu memperkenalkan bidang tersebut. Suyadi menjadi salah satu sosok yang berada dalam bagian awal perjalanan tersebut.
"Melihat sekarang animasi di Indonesia berkembang sekali, kalau ditarik mundur ini yang mengawali salah satunya Pak Raden alias Suyadi," katanya.
Menurut Banung, Museum Mini Suyadi menjadi kesempatan untuk melihat kembali bagaimana seorang maestro berkarya sekaligus memahami pemikiran yang berada di balik karya-karyanya. Ia berharap generasi saat ini tidak hanya mengenal Suyadi melalui karakter Si Unyil dan Pak Raden, tetapi juga memahami kontribusinya dalam dunia seni, ilustrasi, animasi, dan pendidikan.
Museum Mini Suyadi menghadirkan berbagai koleksi, mulai dari boneka karakter Si Unyil, sketsa, lukisan, ilustrasi, arsip, hingga dokumentasi perjalanan Suyadi. Pameran juga dilengkapi berbagai kegiatan seperti panggung cerita, workshop kreatif, kelas teater, klab buku, dan tur cerita.
Pameran dibuka untuk masyarakat umum hingga 30 Agustus 2026, setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB di Hotel Butik Sawunggaling, Jalan Sawunggaling Nomor 10, Bandung. Melalui pameran tersebut, jejak Suyadi kembali diperkenalkan kepada generasi muda, bukan hanya sebagai Pak Raden, tetapi sebagai salah satu tokoh yang turut meletakkan dasar bagi perkembangan seni dan animasi di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....