Jalanan Pasar Unpad dan Rektorat dipadati Aksi Palestina
- 16 Agt 2026 19:18 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Tujuh belas aktivis muda gelar aksi solidaritas untuk Palestina di Pasar Unpad (Paun) pertengahan Agustus 2026 ini. Israel terus menggenosida Gaza, sedangkan di Tepi Barat Israel baru saja umumkan tender pembuatan 627 pemukiman baru. Israel mengangkangi segala aturan dan aksi pekanan ini hadir untuk mencegah masyarakat lupa.
Di Paun, anak-anak muda ini sengaja berbaring di jalanan. Ini menjadi aksi teatrikal die-in, menggambarkan warga Gaza yang terbaring dibunuh Israel.
Di sekeliling mereka, aktivis lain memegang boneka tanpa kepala, wujud anak Palestina yang dibunuh Israel. Ada pula spanduk panjang berisi deret nama warga Gaza. Spesifiknya, nama para bayi yang belum genap satu tahun ketika Israel membunuh mereka.
Aktivis lain memegang poster-poster beragam tema. Ada yang bertuliskan “Bebaskan Dr. Hussam Abu Safiya”. Ada poster soal IDF yang bisa membangun vila mewah di Bali.
Setelah menyebar flyer dan stiker edukasi kepada pengunjung Paun, rombongan bergerak ke depan Rektorat Unpad. Di sana, mereka menggelar teatrikal gelar teatrikal di depan Rektorat Unpad. Kali ini mereka mengangkat tokoh Anas Al-Syarif untuk teatrikal. Anas merupakan jurnalis Gaza gugur dibunuh Israel. Para aktivis mengenakan helm biru khas jurnalis dan rompi bertuliskan "PRESS". Keberadaan para pemuda ini memang cukup mencolok sehingga satpam rektorat mendatangi dan meminta mereka pergi.
"Kami kooperatif dan pergi, gak mau aksi-aksi Palestina mendapat cap buruk lantaran gak kooperatif. Kami, belasan pemuda suarakan hak asasi manusia”. Kata Ridwan, koordinator aksi hari itu kepada RRI, Minggu 16 Agustus 2026.
“Iya hanya belasan orang, tapi kami harap edukasi itu sungguh mencerdaskan, menjangkau beratus-ratus masyarakat. Yaitu yang lewat Paun dan Rektorat UNPAD.” Ujar koordinator aksi, Ridwan.
Aksi itu adalah bagian dari rangkaian gerakan pekanan SMART 171. Yaitu yang berusaha digelar konsisten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....