Kendala Lahan, KDMP di Puluhan Desa di Tasikmalaya Belum Bisa Dibangun
- 29 Jul 2026 20:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya – Hingga saat ini di Kabupaten Tasikmalaya masih ada 61 desa dari 351 desa, belum bisa memulai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini terjadi, karena terkendala lahan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama pengurus KDMP, PT Agrinas, dan Kodim setempat bergerak cepat melakukan pemutakhiran data. Langkah ini guna memastikan seluruh persiapan berjalan baik, menjelang peluncuran yang diperkirakan dilaksanakan pada Agustus mendatang.
"Fokus utama kami saat ini tertuju pada 61 desa yang belum bisa membangun gerai karena kendala lahan," kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopukmindag) Kabupaten Tasikmalaya, Indra Asmara, Rabu 29 Juli 2026.
Penentuan lokasi lanjut dia, menjadi tantangan utama, sebab pemerintah menghendaki gerai berdiri di area strategis yang mudah diakses warga. "Jika akses jalan bagus, lokasi tersebut justru berpotensi besar tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat desa," kata Indra.
Sementara itu, berdasarkan data Mei 2026, dari 351 KDMP yang resmi berbadan hukum di Kabupaten Tasikmalaya, 290 gerai diantaranya memasuki tahap pembangunan. Bahkan, beberapa di antaranya sudah rampung, dan tinggal melengkapi kelengkapan sarana operasional sebelum diresmikan.
“sekitar 30 koperasi sudah menjalankan roda bisnis. Aktivitas usaha mereka sudah berjalan, tinggal menunggu penyelesaian dan tuntasnya pelatihan bagi manajer koperasi maupun Satuan Pelayanan Pemuda Indonesia (SPPI),” katanya.
"progres pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya meningkat signifikan. Setelah semuanya selesai, aktivitas usaha di gedung baru KDMP siap berjalan,” ujarnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....