Inovasi EMBOL RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Raih Juara ASN Berprestasi

  • 26 Jul 2026 16:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - ASN di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya1 membuktikan limbah rumah sakit tidak selalu berakhir menjadi beban lingkungan.

Melalui inovasi Eco Enzyme Karbo (EMBOL), limbah organik berupa kulit buah dan sisa sayuran berhasil diolah menjadi cairan pembersih lantai (karbol) yang ramah lingkungan, efektif membunuh kuman, sekaligus menghemat anggaran operasional rumah sakit.

Inovasi tersebut menjadi salah satu prestasi membanggakan bagi RSUD KHZ Musthafa. Berkat karya tersebut. Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) RSUD KHZ Musthafa, Donni Pujiyono, berhasil meraih Peringkat III ASN Berprestasi Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 pada kategori inovasi.

Direktur RSUD KHZ Musthafa, Eli Hendalia, mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya rumah sakit dalam mengembangkan pengelolaan limbah yang lebih modern dan berkelanjutan."Alhamdulillah inovasi ini berhasil meraih Juara III ASN Berprestasi Kabupaten Tasikmalaya. Bagi kami, penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi langkah awal untuk mengembangkan pengelolaan limbah yang lebih komprehensif dan memberi manfaat lebih luas," ujar Eli, Minggu 26 Juli 2026.

Menurutnya, inovasi EMBOL berawal dari pemanfaatan limbah organik yang selama ini belum dimaksimalkan, khususnya kulit buah yang dihasilkan dari Instalasi Gizi rumah sakit. Limbah tersebut difermentasi menjadi eco enzyme, kemudian dikembangkan menjadi produk pembersih lantai yang memiliki aroma alami dari kulit buah.

"Selama ini kulit buah hanya menjadi sampah. Kini kami manfaatkan sebagai bahan baku eco enzyme yang kemudian diolah menjadi karbol pembersih lantai. Aroma alami dari kulit buah juga memberikan keharuman pada produk yang dihasilkan," katanya.

Eli menuturkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sistem pengelolaan sampah yang telah diterapkan di RSUD KHZ Musthafa. Seluruh limbah domestik dipilah sejak dari sumbernya sehingga lebih mudah diolah sesuai jenisnya.

"Semua limbah domestik kami lakukan pemilahan terlebih dahulu. Dari proses itu, limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan nilai manfaat bagi rumah sakit," katanya.

Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD KHZ Musthafa menghasilkan limbah organik sekitar 20 hingga 30 kilogram setiap hari, terutama dari Instalasi Gizi. Limbah tersebut berupa kulit buah, sisa sayuran, dan bahan organik lainnya yang sebelumnya dibuang ke tempat pembuangan sementara.

Melihat potensi tersebut, Tim Tenaga Sanitasi Lingkungan mengembangkan metode fermentasi sederhana menggunakan air dan molase selama kurang lebih tiga bulan untuk menghasilkan cairan eco enzyme yang memiliki kandungan antiseptik alami.

Donni Pujiyono menjelaskan, inovasi tersebut mampu memberikan dua manfaat sekaligus, yakni mengurangi volume sampah yang harus dibuang dan menghemat biaya operasional rumah sakit."Dengan inovasi ini, sampah organik yang sebelumnya menjadi limbah kini berubah menjadi produk yang bermanfaat. Selain mengurangi sampah, rumah sakit juga dapat menghemat biaya pembelian cairan pembersih lantai hingga jutaan rupiah," ujarnya.

Setelah eco enzyme dihasilkan, cairan tersebut dikombinasikan dengan bahan pendukung lainnya hingga menjadi produk pembersih lantai yang diberi nama EMBOL (Eco Enzyme Karbo). Sebelum digunakan dalam operasional rumah sakit, EMBOL telah melalui berbagai tahapan pengujian, mulai dari uji fisik hingga uji laboratorium di laboratorium yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Hasil pengujian menunjukkan cairan tersebut efektif menurunkan jumlah mikroorganisme pada permukaan lantai sehingga aman digunakan sebagai bahan pembersih.

Diketahui jika EMBOL telah digunakan selama sekitar enam bulan dalam kegiatan operasional rumah sakit dan memberikan hasil yang memuaskan.

Selama digunakan, kualitas EMBOL sangat baik bahkan daya bersihnya tidak kalah dengan produk komersial yang selama ini digunakan RSU KHZ Musthafa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....