Kibar Budaya Situ Beet, Diky Candra: Pelestarian Warisan Budaya Kerajinan Bambu

  • 26 Jul 2026 13:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Wakil Wali Kota Tasikmalaya mengapresiasi kegiatan kibar budaya Situ Beet, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sabtu malam 26 Juli 2026. Penyelenggaraan kibar budaya ini, menjadi bagian pelestarian warisan kebudayaan di Situ Beet, yakni kerajinan bambu.

Diky mengatakan, Situ Beet yang dulunya bernama Rangkulan, merupakan kawasan yang mayoritas penduduknya adalah perajin bambu. Termasuk sebagai daerah asal tokoh seniman bambu Kota Tasikmalaya Mustafa.

“ Apresiasi untuk warga. Acara ini, selain memberi ruang bahagia warga, juga menjadi sarana lestari budaya sekaligus mempererat silaturahmi pemkot dengan warga,” kata Diky.

Diky berharap, melalui kibar budaya ini

seni budaya terlestarikan. Komunikasi rakyat dan pimpinan terjalin baik dan ada solusi nyata dari pemkot untuk melindungi warisan budaya situ beet yakni kerajinan bambu di situ beet.

“Terima kasih untuk panitia, DKKT dan warga masyarakat yang antusias bahu membahu mensukseskan acara ini. Termasuk warga pelaku kerajinan bambu yang setia menjaga warisan budaya ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Kibar Budaya Situ Beet Ucu Anwar mengatakan, kegiatan ini berangkat dari keprihatinan atas kondisi kerajinan anyaman bambu di Situ Beet yang tidak terperhatikan pemerintah daerah. Padahal kerajinan bambu Situ Beet pernah jaya di tahun 90 an.

“Iya kondisinya berbeda dengan sebelumnya. Saat ini bahan baku mahal karena tidak ada di situ beet. Permodalan pun minim, “ ujarnya.

Padahal lanjut Ucu, pesanan anyaman bambu Situ Beet berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia,. Bahkan, Malaysia dan Jepang termasuk pasar internasional juga melirik kerajinan Situ Beet.

“Melalui kesenian dan pentas budaya ini, kami berharap mampu membangkitkan kembali semangat dan ketertarikan generasi muda akan warisan budaya ini,” katanya.

Selain itu, dengan Kibar Budaya ini juga diharapkan membuka ruang kebahagiaan bagi warga Situ Beet. “Mudah- mudahan ini menjadi ruang yang memberi ruang kebahagiaan bagi warga,” ujarnya.

Sedangkan dalam kegiatan Kibar Budaya ini, juga ditampilkan beragam kesenian, mulai dari Seni Sunda, Seni Islami, Paduan Suara serta Wayang Golek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....