Al-Furqon Gelar Pelatihan Public Speaking

  • 21 Jun 2026 19:49 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon memperingati milad ke-60 dengan menggelar pelatihan public speaking di Pesantren Al-Furqon, Kp. Loji Pasekon (Ponpes Al-Furqan) RT.003 RW.018 Ds. Cipanas Kec. Cipanas Kabupaten Cianjur, Minggu 21 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 180 peserta dari berbagai wilayah dan kalangan masyarakat.

Peserta yang hadir berasal dari Kecamatan Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi. Selain itu, kegiatan juga diikuti perwakilan dari Kabupaten Cianjur dan sejumlah jamaah dari Kota Bandung.

Ketua Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon, Dadan Busurol Karim, menyampaikan, pelatihan tersebut berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

"Pelatihan public speaking yang diselenggarakan Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon diikuti kurang lebih 180 peserta dari berbagai wilayah dan alhamdulillah berjalan dengan baik serta penuh antusias," ujar Dadan.

Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi komunikasi dari RRI Bandung, Beni dan Nia. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik berbicara di depan umum, komunikasi efektif, serta cara menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan baik.

Menurut Dadan, ilmu yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Kemampuan berbicara yang baik dinilai penting untuk mendukung aktivitas sosial, organisasi, maupun kegiatan dakwah.

"Semoga materi yang disampaikan Kang Beni dan Teh Nia menjadi bekal bagi ibu-ibu di wilayah Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi untuk diterapkan di tengah masyarakat," katanya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Beragam unsur masyarakat hadir mengikuti pelatihan, mulai dari anggota majelis taklim, BKMM, kader KB, hingga para istri kepala desa di wilayah Kecamatan Cipanas.

Dadan menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap pelatihan komunikasi yang aplikatif. Karena itu, yayasan berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai program berkelanjutan di masa mendatang.

"Mudah-mudahan pelatihan public speaking ini dapat menjadi kegiatan rutin Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon pada tahun-tahun berikutnya," ucapnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad ke-60 Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon. Perayaan itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri dan keluarga besar yayasan yang selama ini berperan dalam pengembangan lembaga pendidikan dan dakwah tersebut.

Pesantren Al-Furqon yang berada di Cipanas, Kabupaten Cianjur, memiliki perjalanan panjang dalam pengembangan pendidikan Islam di wilayah tersebut. Lembaga ini didirikan oleh K.H. Ali Syahbuddin dan Hj. Titin Sutinah pada 9 Muharram 1388 Hijriah atau bertepatan dengan 7 April 1968.

Pada masa awal berdirinya, pesantren hanya memiliki jumlah santri yang terbatas. Salah satu murid pertama yang tercatat adalah Drs. Dudi Badrudin yang kemudian dikenal sebagai pensiunan Kepala SMP Negeri Cipanas.

Seiring meningkatnya jumlah santri, rumah pendiri dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan belajar dan pengajian. Kondisi tersebut menjadi awal berkembangnya lembaga pendidikan yang kini dikenal luas oleh masyarakat Cipanas dan sekitarnya.

Perkembangan pesantren mendorong pembentukan Yayasan Ummul Yatama Al-Furqon pada tahun 1997. Yayasan tersebut kemudian menaungi berbagai unit pendidikan dan kegiatan keagamaan yang terus berkembang hingga saat ini.

Unit yang berada di bawah naungan yayasan meliputi Pondok Pesantren Al-Furqon, Madrasah Diniyah, PAUD, Majelis Taklim, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket A, B, dan C. Kehadiran berbagai lembaga tersebut menjadi bentuk kontribusi yayasan dalam mendukung pendidikan formal maupun nonformal di masyarakat.

Untuk memperkuat kemandirian yayasan, keluarga pendiri juga mengembangkan usaha di bidang teknologi informasi. Putra keenam pendiri, Adib Muaddibuddin, S.T., membangun perusahaan penyedia layanan internet melalui PT Core Digital Network (Sidinet) atau PT Waluya.

Perusahaan yang berdiri secara mandiri pada 6 Januari 2021 tersebut kini terus berkembang di sejumlah daerah. Jaringan usahanya telah hadir di beberapa wilayah seperti Cipanas, Cianjur, Cirebon, hingga Tegal sebagai bagian dari upaya mendukung keberlangsungan program-program yayasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....