Evolusi Kerupuk Dari Makanan Sisa Menjadi Legenda

  • 31 Mei 2026 19:54 WIB
  •  Bandung

RrI.CO.ID, Bandung - Kerupuk merupakan camilan pelengkap makanan yang sangat populer di seluruh penjuru wilayah Nusantara. Kehadiran penganan renyah ini selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner masyarakat Indonesia.

Sejarah keberadaan kerupuk di Pulau Jawa telah tercatat sejak awal abad kesepuluh masehi. Masyarakat kuno pada masa itu sudah mengenal makanan ini melalui penyebutan dalam peninggalan epigrafis.

Fakta sejarah ini dibuktikan oleh temuan Prasasti Watukura yang berasal dari tahun 902 masehi. Di dalam prasasti kuno tersebut, istilah kurupuk secara eksplisit ditulis sebagai salah satu sajian seserahan. Fakta ini mengonfirmasi bahwa sejak abad ke-10, masyarakat Jawa kuno sudah menguasai teknik pengolahan makanan sejenis kerupuk. Status makanan ini juga dianggap cukup istimewa karena dihidangkan dalam upacara resmi berskala kerajaan. Bukti autentik inilah yang dijadikan landasan utama bagi para sejarawan kuliner dalam menelusuri akar sejarah kerupuk di Indonesia.

Peneliti dan sejarawan kuliner Fadly Rahman mengonfirmasi kebenaran sejarah pangan lokal ini secara komprehensif. Catatan valid tersebut dibahas secara mendalam melalui bukunya yang berjudul Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia.

Pada awalnya, pembuatan kudapan ini bertujuan untuk menyelamatkan sisa bahan pangan agar tidak terbuang percuma. Nasi atau singkong olahan yang tidak habis dimakan kemudian dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna.

Proses pengolahan kerupuk tradisional dilakukan dengan cara menumbuk bahan sisa tersebut hingga teksturnya menjadi halus. Setelah itu, adonan dicetak dan dijemur di bawah sinar matahari sebelum akhirnya digoreng hingga mengembang.

Hingga saat ini, kerupuk terus berevolusi dengan berbagai macam varian rasa maupun bahan baku utama. Inovasi kuliner tersebut membuktikan bahwa warisan leluhur ini mampu bertahan melintasi berbagai perkembangan zaman.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....