Tertawa Adalah Obat Terbaik di Era Modern

  • 31 Mei 2026 17:59 WIB
  •  Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Tertawa memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental manusia. Aktivitas sederhana ini mampu memicu berbagai reaksi biokimia di dalam tubuh yang memberikan efek perlindungan secara menyeluruh.

Penelitian terbaru oleh Pratama et al. dalam jurnal Global Health Perspectives (2026) mengungkapkan bahwa tertawa meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami (NK cells). Pratama, yang merupakan seorang peneliti imunologi, menjelaskan bahwa peningkatan ini memperkuat sistem imun dalam melawan infeksi virus secara lebih efektif.

Selain sistem imun, kesehatan jantung juga mendapatkan manfaat besar melalui peningkatan fungsi pembuluh darah saat seseorang tertawa. Hal ini dijelaskan oleh Saraswati, seorang peneliti kardiologi, dalam jurnal Cardiovascular Wellness (Mei 2026) yang mencatat perbaikan aliran darah secara instan.

Secara psikologis, tertawa merangsang otak untuk melepaskan endorfin yang bertindak sebagai pereda nyeri alami bagi tubuh. Sensasi rileks yang dihasilkan membantu meredakan ketegangan otot serta memperbaiki suasana hati dalam waktu yang relatif singkat.

Dalam jurnal Behavioral Science Today (Januari 2026), Dr. Aris Munandar menyoroti peran tertawa dalam memperkuat ikatan sosial dan dukungan emosional. Sebagai sosiolog medis, ia menekankan bahwa interaksi sosial yang penuh tawa dapat menurunkan risiko depresi klinis secara signifikan.

Tertawa secara rutin juga terbukti mampu menurunkan kadar kortisol dan adrenalin yang sering kali menjadi pemicu berbagai penyakit kronis. Pengelolaan hormon stres yang baik melalui terapi tawa menjadi tren preventif kesehatan yang sangat dianjurkan oleh para ahli tahun ini.

Menjadikan tawa sebagai bagian dari gaya hidup harian adalah investasi kesehatan yang murah namun memiliki dampak yang sangat luar biasa. Dengan memahami dasar ilmiahnya, kita diharapkan lebih sering berbagi keceriaan demi kualitas hidup yang lebih baik bagi diri sendiri dan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....