Lautan Sampah Dibalik Euforia Juara Persib

  • 25 Mei 2026 20:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung : Euforia luar biasa menyelimuti Kota Bandung seiring keberhasilan Persib merengkuh gelar juara pada tahun 2026 ini. Jutaan Bobotoh dari berbagai penjuru langsung tumplek dan memadati jalanan Kota Kembang demi merayakan kemenangan tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Namun, di balik pesta pora yang meriah dan penuh kegembiraan tersebut, menyisakan pekerjaan rumah yang besar berupa lonjakan volume sampah yang sangat signifikan di berbagai sudut kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto AP.,MM., mengungkapkan bahwa selain sampah plastik konvensional, petugas di lapangan menemukan melimpahnya tiga jenis sampah spesifik yang cukup aneh dan membahayakan. Minggu, ( 24 Mei 2026 ).

“ Tiga penemuan sampah yang mendominasi area pasca perayaan tersebut adalah sampah beling atau pecahan kaca, sampah bekas petasan, serta selongsong bekas flare dan kembang api,” katanya.

Keberadaan sampah-sampah ini dinilai cukup menyulitkan karena membutuhkan penanganan khusus agar tidak melukai warga maupun petugas.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, penumpukan sampah yang masif ini tersebar merata di jalur-jalur utama pergerakan massa Bobotoh. Darto menyebutkan ada beberapa titik pantau yang terdampak paling parah dan mengalami lonjakan volume sampah secara signifikan.

“ Jalur-jalur merah tersebut dimulai dari kawasan Pusdai, depan Gedung Sate, Cikapayang, Dago dan Taman Radio, Jembatan Pasopati, Jalan Sulanjana, hingga ke pusat kota seperti Jalan Asia Afrika dan kawasan Alun-Alun Bandung,” kata Darto.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personel kebersihan secara masif beserta armada pengangkut sampah ke lokasi-lokasi kritis. Melalui penanganan taktis dan kerja keras tim di lapangan, kawasan-kawasan yang awalnya dipenuhi lautan sampah tersebut berhasil dibersihkan kembali tak lama setelah kegiatan perayaan berakhir.

Langkah cepat ini dilakukan agar aktivitas publik dan keindahan Kota Bandung tidak terganggu terlalu lama akibat sisa-sisa pesta juara.Meski mengapresiasi kegembiraan warga, Darto memberikan imbauan mendalam kepada para Bobotoh untuk perayaan-perayaan di masa depan agar selalu menjaga kebersihan kota setelah berpesta.

“ Untuk kedepannya diharapkan bobotoh tidak lagi merusak atau memecahkan botol kaca di jalanan demi keselamatan bersama.Penanganan sampah akan jauh lebih baik jika massa mau mengumpulkan sampah mereka di satu tempat atau beralih memindahkan minuman mereka ke botol-botol plastik yang lebih aman,’ ungkapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....