Pentingnya Peran Damkar dan Kesadaran Masyarakat
- 04 Mei 2026 14:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Hari Pemadam Kebakaran Internasional yang diperingati setiap 4 Mei menjadi momen penting untuk mengapresiasi peran petugas pemadam kebakaran dalam menjaga keselamatan masyarakat. Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan kesiapsiagaan bersama.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Immanuel Situmorang, dalam siaran Pro 1 RRI Bandung, Senin, 4 Mei 2026. Menurut Immanuel, peringatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada seluruh petugas pemadam kebakaran di dunia.
Selain itu, momen ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran Damkar di tengah kehidupan sehari-hari. “Ini sebagai bentuk apresiasi bahwa pemadam kebakaran itu sangat penting berada di tengah masyarakat untuk menjaga setiap ancaman kebakaran maupun kondisi darurat lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas Damkar, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dinilai sangat penting untuk meminimalisir risiko kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau.
Menurutnya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung telah memiliki bidang khusus yang menangani pencegahan kebakaran. Melalui bidang tersebut, berbagai edukasi dan sosialisasi rutin dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penanganan dini saat terjadi kebakaran.
Selain itu, Kota Bandung juga memiliki relawan kebakaran yang dikenal dengan sebutan Redkar. Relawan ini berperan sebagai perpanjangan tangan Damkar dalam melakukan penanganan awal serta membantu menghadapi kondisi darurat, baik kebakaran maupun non-kebakaran.
Immanuel menyebutkan bahwa kemampuan relawan juga terus ditingkatkan agar mampu membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat. Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan kebakaran di lingkungan masyarakat semakin diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Dalam momentum peringatan ini, Kota Bandung juga mencatat prestasi di tingkat nasional melalui ajang National Fire Skill Competition. Dalam kompetisi tersebut, Kota Bandung berhasil meraih dua penghargaan dari tiga kategori yang diperlombakan.
“Di kategori ladder pitching kita meraih peringkat kedua, dan di kategori hose laying meraih peringkat ketiga,” jelasnya. Pencapaian ini menjadi bukti kemampuan dan profesionalitas petugas pemadam kebakaran Kota Bandung.
Ia juga menekankan bahwa paradigma penanganan kebakaran kini telah bergeser, tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga pada upaya pencegahan. Masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan kesiapan untuk melakukan tindakan awal saat terjadi kebakaran.
Immanuel mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melengkapi rumah dengan alat pemadam api ringan sebagai langkah antisipasi. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami cara evakuasi mandiri agar dapat menyelamatkan diri saat terjadi keadaan darurat.
Penulis: Raissa Mutiara Gayatri-RRI Bandung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....