Pedagang Tahu Tempe di Pasar Singaparna Keluhkan Tingginya Harga Plastik
- 03 Mei 2026 21:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pedagang di Pasar Singaparna,Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan tingginya harga plastik. Khususnya pedagang, yang mengemas dagangannya menggunakan plastik.
Kenaikan harga plastik, sudah terjadi hampir satu bulan terakhir. Semula, plastik yang dijual tiap pak Rp. 3.500,-, saat ini dijual Rp.5.000,-
Menurut Ajat, salah seorang pedagang tahu, kenaikan harga plastik, terjadi hampir di setiap ukuran."Yang Rp 4.500,- sekarang menjadi Rp 7.500,-. Kemudian yang harga Rp 5.000,-menjadi Rp 8.000,-,” kata Ajat Minggu 3 Mei 2026.
Kenaikan harga plastik tertinggi kata Ajat, terjadi pada plastik kiloan. Plastik yang dijual kiloan, paling banyak digunakan pedagang tahu tempe. Dari yang asalnya Rp 16.000,- per kilo kini menjadi Rp 26.000,- per kilonya.
Ajat mengaku tidak mengetahui penyebab pasti pemicu harga plastik yang naik. “Ga tau ya, tapi katanya dampak perang Iran,”ujarnya.
Meski demikian, Ajat mengatakan, kenaikan harga plastik, tidak mempengaruhi harga tahu dan tempe."tidak ya. Karena kalau kenaikan tahu tempe, mengikuti arahan asosiasi,” katanya.
Sementara itu, Sari (45) warga Singaparna berharap, kenaikan harga plastik tidak mempengaruhi harga tahu tempe. “Kalau harga tempe tahu naik, pasti pembeli menurun. Mungkin akan memilih panganan lain,” kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....