Harmoni di Bulan Ramadhan: Bogor Street Festival 2026

  • 04 Mar 2026 19:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Suasana sepanjang Jalan Suryakencana berubah menjadi lautan manusia yang penuh sukacita pada Selasa, 3 Maret 2026. Meski berlangsung di tengah kekhidmatan bulan suci Ramadhan, Cap Go Meh (CGM) Bogor Street Festival 2026 tetap memancarkan kemeriahan yang magis.

Mengusung tema besar "Harmony in Diversity", ribuan warga dari berbagai latar belakang tumpah ruah untuk menyaksikan parade budaya yang tidak hanya sekadar tontonan, tetapi juga menjadi perayaan rasa syukur dan kebersamaan di jantung Kota Hujan.

Atmosfer keberagaman begitu terasa saat dentuman genderang Barongsai dan liukan anggun Liong bersatu padu dengan derap langkah Sisingaan khas Sunda. Kolaborasi artistik ini menciptakan pemandangan yang memukau, simbol nyata di mana tradisi Tionghoa dan kearifan lokal tanah Pasundan melebur tanpa sekat.

Parade ini membuktikan bahwa perbedaan budaya bukanlah pemisah, melainkan untaian benang yang merajut kain persatuan menjadi lebih kuat dan indah dalam satu panggung perayaan yang inklusif.

Perayaan ini dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam sambutannya beliau menekankan bahwa perbedaan identitas di Indonesia jangan pernah dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai aset kekuatan untuk mempersatukan bangsa di kancah global.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi tinggi dengan menyebut seni sebagai bahasa universal persatuan. Beliau bahkan mengaku terinspirasi untuk menghadirkan "Karnaval Pajajaran" di Kota Bogor sebagai bentuk pelestarian sejarah yang relevan dengan masa kini.

Selain itu sebagai tuan rumah, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan pernyataannya dan menegaskan komitmen masyarakat dalam merawat toleransi dan kebersamaan. Cap Gomeh bukan hanya sekedar tradisi, namun merupakan ajang budaya pemersatu bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....