Budayawan Usul Hari Jadi Kota Tasikmalaya Tidak Hanya Seremoni Rutin
- 28 Feb 2026 17:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Budayawan Kota Tasikmalaya, Tatang Pahat, mengusulkan agar peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya pada Oktober mendatang tidak hanya diisi seremoni rutin, melainkan dibuka dengan kegiatan budaya bertajuk “Situ Gede Art Festival”. Situ Gede yang memiliki potensi budaya besar, saat ini keberadaannya terlupakan.
Konsep “Situ Gede Art Festival” nantinya berbasis pendekatan antropologi dan sosiologi, dengan mengangkat folklor, mitologi, sejarah, serta kebiasaan masyarakat ke dalam pertunjukan seni.“jangan hanya dipajang, tapi dimaknai. Harus jadi ruang dialog,” katanya, Sabtu 28 Februari 2026.
Pemerintah Kota Tasikmalaya, juga seharusnya aktif sebagai penggerak budaya, bukan sekadar penonton. Wali kota idealnya menjadi bapak angkat bagi kelompok-kelompok seni dan budaya di masyarakat.
“ Hari ini budaya sering dipahami sebagai bisnis,” ujarnya.
Saat ini nilai budaya kerap digadaikan untuk kepentingan pribadi dan golongan. Akibatnya, ruang dialog budaya terhimpit, kreativitas mati, dan sinergi antar masyarakat melemah.
“ Budaya tanggung] jawab bersama, bukan hanya seniman,” ujarnya.
Tatang berharap Situ Gede Art Festival menjadi pembuka kebangkitan budaya Kota Tasikmalaya. Ia menyebut Situ Gede sebagai ruang strategis yang belum terlalu tersentuh.
“Suatu hari Kota Tasikmalaya akan kehilangan ruhnya sendiri, jika budaya dibiarkan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....