Nyiru Benda Tradisional Warisan Budaya Penopang kehidupan Masyarakat

  • 10 Feb 2026 09:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Nyiru merupakan alat tradisional berbentuk tampah pipih yang terbuat dari anyaman bambu. Benda ini telah lama hadir dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan. 

Nyiru tidak hanya berfungsi sebagai alat rumah tangga, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang diwariskan turun temurun. Dalam keseharian, nyiru sering digunakan untuk menampi beras, memisahkan gabah dari sekam atau membersihkan hasil panen. 

Gerakan menampi dengan nyiru membutuhkan keterampilan khusus agar hasilnya maksimal. Aktivitas ini mencerminkan kedekatan manusia dengan alam dan hasil bumi. Bahan utama nyiru biasanya berasal dari bambu yang mudah ditemukan dan ramah lingkungan.

Proses pembuatannya dilakukan secara manual oleh pengrajin, menggunakan teknik anyaman tradisional. Dari sinilah terlihat kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam secara bijak.


Bca juga:Alexithymia, Saat Emosi Sulit Dikenali dan Diungkapkan


Nyiru juga memiliki peran dalam tradisi dan upacara adat di beberapa daerah. Alat ini kerap digunakan sebagai wadah sajian makanan saat syukuran atau tertentu. 

Kehadirannya  melambangkan kesederhanaan, kebersamaan, dan rasa syukur. Dari sudut pandang lingkungan, penggunaan nyiru membantu mengurangi ketergantungan pada alat berbahan plastik. 

Karena terbuat dari bahan alami, nyiru mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan. Hal ini sejalan dengan gaya hidup berkelanjutan yang kini kembali digalakkan.

Meski zaman semakin modern, nyiru masih bertahan dan digunakan hingga saat ini. Bahkan sebagian masyarakat mulai memanfaatkan nyiru sebagai elemen dekorasi bernilai estetika.  

Hal ini membuktikan bahwa benda tradisional mampu beradaptasi dengan perkembangan modern. Melestarikan nyiru berarti menjaga warisan budaya sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Dengan terus menggunakan dan mengenalkan nyiru kepada generasi muda, nilai -nilai kearifan lokal dapat tetap hidup. 

Nyiru bukan sekedar alat, melainkan simbol identitas budaya masyarakat.

 

 

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....