Milad Az-Zahra Islamic Center Gelar Pelatihan Public Speaking

  • 04 Feb 2026 15:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung- Yayasan Az-Zahra Islamic Center, Riung Bandung, merayakan milad ke-28 dengan menggelar rangkaian kegiatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain penguatan nilai keagamaan, peringatan milad tahun ini diisi dengan pelatihan public speaking bagi jamaah, Rabu 4 Februari 2026.

Pembina Yayasan Az-Zahra Islamic Center, Nimah Fauziah S.Pd , mengatakan peringatan milad ke-28 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi dan misi pembinaan umat.

“Milad ini menjadi ajang berkumpul untuk menyatukan visi-misi kami, yaitu membina umat sesuai cita-cita dan harapan bersama,” ujar Nimah di sela kegiatan.

Menurutnya, konsep perayaan tahun ini sengaja dibuat berbeda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya milad diisi dengan tabligh akbar, kali ini yayasan menghadirkan pelatihan public speaking dengan menghadirkan narasumber dari Radio Republik Indonesia (RRI), yakni teh Nia dan kang beni

“Materi public speaking ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya jamaah kami yang tergabung dalam Forum Silaturahim Majelis Ta’lim Al-Fawziyah (Forsi Mata),” katanya.

Nimah menjelaskan, rangkaian milad telah dimulai sejak Ahad 1 Februari 2026 dengan kegiatan khusus anak-anak, berupa dongeng bernuansa keagamaan yang disambut antusias oleh peserta dan para orang tua. Puncak kegiatan selanjutnya digelar hari ini dengan pelatihan public speaking bagi jamaah dewasa.

Yayasan Az-Zahra Islamic Center menjadi pusat kegiatan Forsi Mata yang menaungi berbagai majelis ta’lim di Bandung dan sekitarnya. Pada momen milad ini, seluruh majelis ta’lim binaan turut berkumpul dalam silaturahmi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Nimah juga menyampaikan harapannya agar ke depan Yayasan Az-Zahra Islamic Center semakin berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak jamaah serta donatur.

“Kami berharap jamaah dan para donatur terus bertambah. Tanpa dukungan mereka, tentu yayasan ini tidak akan berkembang seperti sekarang. Ini bagian dari upaya bersama mengembangkan dakwah Islam,” ucapnya.

Baca Juga: Ritual "Misalin" dan "Nyekar" di Masyarakat Galuh Ciamis

Yayasan Az-Zahra Islamic Center mulai merintis kegiatan pembinaan umat sejak Desember 1997 dan disahkan secara resmi pada 1 Februari 1998. Dari awalnya bermula di rumah sederhana dengan jumlah santri terbatas, kini Az-Zahra telah membina ratusan santri dari berbagai usia.

“Alhamdulillah, para santri kami kini telah berkiprah di berbagai profesi, mulai dari dokter, insinyur, arsitek, hingga ada yang bercita-cita menjadi ustazah,” jelasnya.

Selain pendidikan anak, Az-Zahra juga membina jamaah dewasa hingga lanjut usia. Bahkan, menurut Nimah, lembaga ini mencakup seluruh rentang usia, mulai dari anak-anak hingga jamaah berusia 70–80 tahun.

“Program pembelajaran juga beragam, mulai dari tadabbur Al-Qur’an, tahsin tilawah, murotal, nahwu shorof, kajian kitab Bulughul Maram, Nasoihul Ibad, hingga pembelajaran Asmaul Husna,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....