Rebut Dandang, Tradisi Unik Pernikahan Betawi Depok
- 03 Feb 2026 11:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID.Bandung : Tradisi Rebut Dandang merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang menjadi ciri khas masyarakat Betawi di wilayah Depok saat menyambut prosesi pernikahan.
Ritual ini dilakukan tepat ketika rombongan calon mempelai pria tiba di kediaman mempelai wanita sebagai bagian dari rangkaian awal acara, yang biasanya dipadukan dengan tradisi Palang Pintu.
Dalam suasana yang penuh semangat, tradisi ini bukan sekadar formalitas penyambutan, melainkan sebuah simbol kesiapan dan perjuangan seorang pria dalam meminang pujaan hatinya melalui perantara para jawara yang mewakili kedua belah pihak keluarga.
Pertunjukan ini menyajikan atraksi yang memukau karena memadukan ketangkasan seni bela diri silat dengan kemahiran sastra melalui adu pantun yang jenaka namun sarat makna.
Baca juga : Es Gabus: Nostalgia Manis dari Masa Lalu
Fokus utama dari tradisi ini adalah sebuah dandang tembaga yang disematkan di punggung salah satu jawara dari pihak wanita, yang kemudian harus direbut oleh jawara dari pihak pria melalui duel jurus-jurus silat yang lincah.
Keberhasilan merebut dandang tersebut melambangkan bahwa pihak pria telah mampu melewati rintangan dan layak untuk mengayomi keluarga barunya, menciptakan ketegangan yang menghibur bagi para tamu yang menyaksikan.
Kemeriahan tradisi Rebut Dandang di daerah Depok biasanya menggunakan iringan musik tradisional Tanjidor, atau Gambang Kromong.
Dengan mempertahankan tradisi ini, masyarakat Depok terus menjaga identitas budaya lokal agar tetap relevan di tengah modernitas, sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai filosofis tentang keberanian dan kesantunan tetap terjaga dalam setiap ikatan pernikahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....